
Lhokseumawe |
Acehtraffic.com – Sampah masih menjadi masalah pelik bagi Kota Lhokseumawe,
dalam setiap harinya 243 kubik sampah
dibuang warga Lhokseumawe. Namun sampah yang mampu diangkut oleh petugas hanya
210 kubik saja. Selasa, 3 Juli 2012.
"Jumlah sampah yang dihasilkan Lhokseumawe sampai saat ini mencapai 243 kubik per hari, cuma yang mampu diangkut oleh petugas hanya 210 kubik”, ujar M. Hasan, Sos Kabid Kebersihan dan Sanitasi Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan [BLHK] Kota Lhokseumawe.
Hasan mengatakan 243 kubik sampah ini dihasilkan oleh penduduk Lhokseumawe yang pencapai 188,974 orang lebih. Sampah-sampah tersebut diangkut truk pengangkut sampah yang melayani warga Lhokseumawe setiap harinya.
Salah satu cara untuk mengatasi masalah sampah ini, BLHK Kota Lhokseumawe akan mebuat tempat sampah cot beton yang nantinya akan di tempatkan di empat Kecamatan wilayah Kota Lhokseumawe, yaitu mulai dari Blang Mangat, Muara Dua, Muara Satu dan Banda Sakti.
“Nanti kita akan membuat
tempat sampah cor beton di empat Kecamatan wilayah Kota Lhokseumawe, yang
bertjuan agar sampah itu bisa dijadikan tempat penampungan sementara karena
nantinya akan ada petugas yang mengambil”, kata M. Hasan.
Menurut Hasan, penyebab
tidak bisanya diangkut sampah secara keseluruhan karena kurangnya personil
lapangan yang mengangkut sampah. Saat ini personil yang ada hanya 237 orang dan
membutuhkan 12 orang lagi.
“Personil kita saat hanya
berjumlah 237 orang dan kita membutuhkan 12 personil lagi. Makanya sampah
tersebut tidak bisa kita angkut secara keseluruhan”, terang Hasan.| AT | AG |

0 komentar:
Posting Komentar