Lhokseumawe |
Acehtraffic.com – Aliansi Jurnalis Independen [AJI] Kota Lhokseumawe
bekerjasama dengan Yayasan Permata Aceh menyelengarakan workshop tentang etika
meliput Hiv/Aids. Sabtu, 7 Juli 2012.
Acara tersebut dilaksanakan di
Ariski Cafe, pukul 09:00 Wib. Dalam acara ini mengundang seluruh jurnalis yang
ada di Kota Lhokseumawe, Aceh Utara dan dari kalangan elemen sipil.
Materi pertama adalah stigma
dan mitos Hiv/Aids yang disampaikan oleh Khaidir dari yayansan Permatan Aceh. Dalam
materinya khaidir mengatakan menurut laporan Mentri kesehatan ada 95 kasus Hiv/
Aids di Aceh.
“Berdasarkan laporan dari
Mentri Kesehatan, ada 95 kasus Hiv/ Aids di Aceh”, kata Khaidir.
Sementara materi kedua
adalah Etika Jurnalis dalam meliput korban Hiv/ Aids yang disampaikan oleh
Zainal Bakri dari AJI Kota Lhokseumawe. Dalam materinya Zainal mengatakan etika
pers itu penting karena menunjukan profesi jurnalis sangat penting bagi
kehidupan bermasyarakat.
“Mengapa etika pers sangat
penting, karena profesi jurnalis merupakan profesi yang sangat penting bagi masyarakat”.
Ujar Zainal Bakri.| AT | AG |

0 komentar:
Posting Komentar