News Update :

Studi Banding ke China, Venezuela, Jerman dan Jepang, DPR Kuras Uang Rakyat Rp 2,1 Milyar

Selasa, 19 Juni 2012



Jakarta | Acehtraffic.com - Pansus DPR untuk RUU Pemda dan RUU Desa berencana untuk melakukan studi banding ke Cina, Venezuela, Jerman dan Jepang. Total anggaran yang dikeluarkan sedikitnya mencapai Rp 2,1 miliar.

"Alokasi anggaran bila merujuk PMK (Peraturan Menteri Keuangan) NO.84/PMK.02/2011 tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2012, maka total anggaran yang akan dihambur-hambur sebesar Rp 2.1 miliar (Rp.2.132.442.000) untuk empat negara. Alokasi anggaran ini, hanya anggota dewan saja, tidak termasuk staf anggota dewan yang akan ikut dan asumsi anggaran ini diperoleh dengan 10 orang anggota dewan dengan plesiran selama 7 hari,"kata koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/6/2012).

Uchok menuturkan, alokasi anggaran untuk Venezuela menghabiskan devisa negara sebesar Rp. 885 juta (Rp.885.942.000). Sementara alokasi anggaran untuk kunjungan ke Jerman akan menghabiskan sebesar Rp.711 juta (Rp.711.189.000).

"Alokasi anggaran untuk China akan menghabiskan devisa sebesar Rp.249 juta (Rp.249.849.000); dan alokasi anggaran untuk Jepang akan menghabiskan devisa sebesar Rp.285 juta (Rp.285.417.000),"paparnya.

Uchok mendorong DPR menghentikan kunker ke LN dengan alasan apapun. Karena kunker LN dipandang pemborosan anggaran negara.

"Stop pelesiran ke luar, dengan alasan apapun DPR harus menghentikan kerja plesiran ini, karena akan merusak anggota DPR sendiri dan merosotnya legitimasi secara lembaga DPR. Anggota dewan bisa menikmati pelesiran, tapi rakyat semakin tidak suka kepada DPR," tegasnya.

(van/lh) | detik.com
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016