Bireuen |
Acehtraffic.com- Sebanyak 94 ribu lebih (33,34 persen) warga Bireuen yang
tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Bireuen, tidak menggunakan
hak pilihnya dalam pemilihan Bupati/Wakil Bupati Bireuen periode 2012-2017,
tanggal 25 Juni 2012.
Data sementara perhitungan suara yang masuk ke Desk Pilkada Setdakab Bireuen, Selasa 25 Juni 2012 kemarin menunjukkan, selisih antara DPT dan suara sah yang sudah masuk mencapai 94.695 suara. Dalam DPT, jumlah pemilih sebanyak 284.007 orang, sementara suara sah yang sudah masuk tercatat 189.312 suara.
Penelusuran Serambi, jumlah warga yang tidak memilih ini meningkat hampir 10 persen dibandingkan dengan Pilkada Gubernur/wakil Gubernur 9 April lalu. Saat itu, jumlah warga Bireuen yang tidak memilih adalah 73.716 orang (25 persen) dari jumlah DPT 286.582 jiwa.(Lihat, dpt pilkada di bireuen)
Kabag Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat, Sulaiman Azis kepada Serambi, kemarin, menduga keadaan ini karena berbagai sebab, di antaranya kesibukan dan sudah pindah alamat.
Data sementara perhitungan suara yang masuk ke Desk Pilkada Setdakab Bireuen, Selasa 25 Juni 2012 kemarin menunjukkan, selisih antara DPT dan suara sah yang sudah masuk mencapai 94.695 suara. Dalam DPT, jumlah pemilih sebanyak 284.007 orang, sementara suara sah yang sudah masuk tercatat 189.312 suara.
Penelusuran Serambi, jumlah warga yang tidak memilih ini meningkat hampir 10 persen dibandingkan dengan Pilkada Gubernur/wakil Gubernur 9 April lalu. Saat itu, jumlah warga Bireuen yang tidak memilih adalah 73.716 orang (25 persen) dari jumlah DPT 286.582 jiwa.(Lihat, dpt pilkada di bireuen)
Kabag Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat, Sulaiman Azis kepada Serambi, kemarin, menduga keadaan ini karena berbagai sebab, di antaranya kesibukan dan sudah pindah alamat.
“Sebagian kecil mungkin kurang peduli dengan
hak-hak mereka sebagai warga negara. Walaupun demikian, Pilkada Bireuen
berjalan sukses,” ujarnya.
Ditemui terpisah, Asisten Pemerintahan Setdakab Bireuen, Murdani menduga faktor liburan anak sekolah juga berpengaruh terhadap banyaknya warga yang tidak memilih. Ia memperkirakan banyak dari warga Bireuen memilih libur bersama keluarga, ketimbang ikut pilkada.
Ditemui terpisah, Asisten Pemerintahan Setdakab Bireuen, Murdani menduga faktor liburan anak sekolah juga berpengaruh terhadap banyaknya warga yang tidak memilih. Ia memperkirakan banyak dari warga Bireuen memilih libur bersama keluarga, ketimbang ikut pilkada.
“Kami sudah melakukan sosialisasi ke seluruh
jajaran tentang pentingnya pilkada, mungkin sosialisasi dari KIP sendiri tidak
maksimal,” kata Murdani.
acehtraffic.com yang
coba mewawancara beberapa pemilih di kecamatan Gandapura, mengaku pilkada kali
ini, ia memilih tidur dirumah ketimbang datang ke TPS, alasannya jagoannya
kalaupun ia pilih di pastikan pasti tidak mencukupi suara, karena dari
perkembangan didesa sudah terlihat masyarakat sudah terlihat mencoblos kemana?
Karena
umumnya masyarakat taaakut, akan terjadi sesuatu bila tidak memilih nomor yang
diarahkan. | AT | Serambi


0 komentar:
Posting Komentar