Lhokseumawe | Acehtraffic.com
- Kabupaten Aceh Utara terdapat 14 Kecamatan titik rawan banjir,
akibatnya masyarakat Aceh Utara diharapkan untuk siap siaga dalam menghadapi
bencana banjir. Rabu, 23 Mei 2012.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur LSM
Sahara, Dahlan M Isa dalam acara training Pengurangan Resiko Bencana [PRB] yang
dilaksanakan oleh United Nation Development Program
[UNDP] di Hotel Lido Graha Kota Lhokseumawe.
Dalam training
tersebut, para peserta training diharapkan untuk dapat memberikan pemahaman
mengenai pengurangan resiko bencana bagi masyarakat yang berada di Desanya
masing-masing.
“Nantinya
kita mengharapkan kepada para peserta training agar dapat memberikan pemahaman
kepada masyarakat di Desanya masing-masing mengenai perngurangan resiko
bencana”. Ujar Dahlan M Isa.
Dalam
training ini juga diberikan pemahaman kepada para peserta training tentang
penyuluhan dan pemahaman tentang resiko bencana alam dan juga mengindentifikasi
bencana alam yang ada di Aceh.
Acara
ini berlangsung selama dua hari yang dimulai sejak tanggal 23 Mei 2012 sampai
24 Mei 2012, para peserta yang menghadiri training tersebut terdiri dari
masyarakat yang tinggal di daerah yang rawan bencana, seperti Matang Kuli,
Pirak Timu, Sawang,| AT | AG |


0 komentar:
Posting Komentar