
Lhokseumawe | Acehtraffic.com –
Terkait dengan adanya PNS misterius di
Dinas PMBS Kabupaten Aceh Utara, sudah semakin aneh dan alasannya tak masuk
akal, adanya PNS misterius tersebut diduga hasil permainan pihak BKPP setempat
dengan mafia hukum. Senin, 21 Mei 2012
Akibat adanya kasus PNS misterius
itu, juga membuat suasana pun semakin panas karena alasan kenapa PNS itu bisa
berada di PMBS sangat tidak masuk akal sehat, hingga berhembuslah dugaan,
keberadaan PNS misterius itu karena adanya permainan dari Kadis BKPPN Aceh
Utara Jamali Sulaiman dengan Kadis PMBS Bustanuddin.
PNS misterius itu bernama Nurhafni, ia lahir
di Aceh Timur tahun 1985. Dirinya muncul dalam daftar penerimaan 2005 bekerja
di Dinas PMBS dengan Nomor SK 814/1061/2005 dan mendadak pula diterima jadi PNS
dengan nomor pengumuman 300 katagori satu.
Sebelumnya, Nurhafni tidak pernah
bekerja sebagai honorer di dinas tersebut, namun secara tiba-tiba namanya sudah
ada langsung di absen.
Karena selalu menghindar dari
wartawan, Sekda Kabupaten Aceh Utara, Syahbuddin Usman, Kamis, 17 Mei 2012
langsung memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, Pelatihan jamali
sulaiman untuk segera berbicara terkait masalah ini.
Kepada The Aceh Traffic Jamali Sulaiman
membantah dirinya telah menjobolkan PNS
dengan bayaran yang sangat mahal.
Jamali juga menjelaskan, Nurhafni
memang sebelum tidak pernah bekerja sebagai honorer di kantor tersebut, namun
kenapa Nurhafni bisa berada di Dinas PMBS, karena disebabkan Human Error di Badan Kepegawaian Nasional RI Jakarta oleh Sutiyoso, hingga
terjadi kesalahan ketik tempat Nurhafni bekerja.
“Terkait dengan kesalah ini, itu
sudah diperbaiki di BKN Pusat, akibat dari kesalahan itu makanya nama Nurhafni
muncul dengan tiba-tiba di Dinas PMBS”. Ujar Jamali.
Menurut Jamali, saat ini dirinya
mempunyai data lengkap, bahwasannya Nurhafni diajukan sebagai PNS dari Dinas
Pendidikan Aceh Utara asal UPTD KEcamatan Tanah Jamboe Aye.
Namun hal tersebut dibantah oleh
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Utara,Razali. Menurutnya nama Nurhafni tidak
pernah terdata di UPTD Tanah Jamboe Aye. Nurhafni pun selain orang Kabupaten
Aceh Utara, dengan kelahiran 1985 masih terlalu muda serta belum memenuhi
syarat untuk menjadi PNS.
Setelah mendengarkan informasi ini,
Razali mengaku sangat keget dengan adanya PNS misterius tersebut.
“Saya sudah minta cross cheek dinas, nama Nurhafni
tidak masuk di UPTD Kecamatan Tanah Jamboe Aye, Nurhafni usianya pun sangat
muda tidak mungkin bisa jadi PNS secepat itu”. Kata Razali.| AT | AG |

0 komentar:
Posting Komentar