
Jakarta | Acehtraffic.com - Tim evakuasi udara yang dikendalikan TNI AU dan Basarnas hari ini berhasil membawa 6 kantung jenasah dari dasar jurang lokasi jatuhnya Sukhoi SuperJet 100. Buruknya cuaca pada hari ini menjadi kendala utama tim di lapangan.
"Cuaca hari ini lebih buruk dari yang kemarin," kata Marsekal Pertama (Marsma) Tabri Santoso, Komandan Lanud Atang Sanjaya, di Cijeruk, Kabupaten Bogor, Minggu 13 Mei 2012.
Hari ini puncak Gunung Salak lebih cepat diselimuti kabut, yaitu sejak pukul 15.00 WIB. Dua jam kemudian, proses evakuasi udara diputusan ditunda hingga esok hari.
"Dilanjutkan lagi besok," ujarnya.
Pada kesempatan sama, Ketua KNKT, Marsda (Pur) Tatang Kurniadi, mengatakan operasi yang dilakukan tim ivestigasi Rusia tidak dilakukan sepihak. Kerjasama di lapangan tetap mengikuti peraturan yang berlaku secara internasional.
"Supaya orang tahu ini dalam hal normal investigasi. Jangan sampai ada kesan Rusia mau apa-apa di sini," ujarnya.| AT | DT |
"Cuaca hari ini lebih buruk dari yang kemarin," kata Marsekal Pertama (Marsma) Tabri Santoso, Komandan Lanud Atang Sanjaya, di Cijeruk, Kabupaten Bogor, Minggu 13 Mei 2012.
Hari ini puncak Gunung Salak lebih cepat diselimuti kabut, yaitu sejak pukul 15.00 WIB. Dua jam kemudian, proses evakuasi udara diputusan ditunda hingga esok hari.
"Dilanjutkan lagi besok," ujarnya.
Pada kesempatan sama, Ketua KNKT, Marsda (Pur) Tatang Kurniadi, mengatakan operasi yang dilakukan tim ivestigasi Rusia tidak dilakukan sepihak. Kerjasama di lapangan tetap mengikuti peraturan yang berlaku secara internasional.
"Supaya orang tahu ini dalam hal normal investigasi. Jangan sampai ada kesan Rusia mau apa-apa di sini," ujarnya.| AT | DT |

0 komentar:
Posting Komentar