News Update :

Angin Kencang Dan Kabut, Evakuasi Korban Sukhoi Dihentikan

Minggu, 13 Mei 2012



Bogor | Acehtraffic.com- Evakuasi korban Sukhoi Superjet 100 di puncak Gunung Salak I, Jawa Barat, di hari keempat ini terpaksa dihentikan. Hal ini dikarenakan kondisi cuaca berkabut menyelimuti titik lokasi jatuhnya pesawat.

"Kabut mulai turun sejak jam 13.00 siang tadi, jarak pandang jadi terbatas," terang Kru pesawat Super Puma, Serka Taufik saat berbincang-bincang dengan wartawan, di Cijeruk, Bogot, Minggu 13 Mei 2012

Ia mengatakan, selain kabut yang menyelimuti puncak gunung, angin kencang juga saat ini masih menjadi penghalang untuk evakuasi. Angin bergerak dengan kecepatan 15 knot. Sementara titik aman penerbangan di bawah 10 Knot.

"Angin bergerak dari arah selatan dengan kecepatan 15 Knot," katanya.

Sebelumnya, sejak tadi pagi lima kantong jenazah berhasil dievakuasi melalui jalur udara dengan menggunakan pesawat Super Puma yang diterbangkan dari Pangkalan Udara Atang Sanjaya, Bogor.

Sementara itu satu jenazah dievakuasi melalui jalur darat dari Cimelati dan dibawa ke landasan Helipet, desa Pasir Pongkor, Cijeruk, Bogor. untuk selanjutnya dibawa ke Halim Perdana kusuma dengan menggunakan helikopter milik SAR | MDC
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016