Banda Aceh | Acehtraffic.com - Sebanyak 600 personel polisi terdiri dari unsur Brimob di bawah kendali operasi [BKO] mengawal rapat pleno Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat di gedung DPRK setempat yang akan mengumumkan hasil pemungutan suara pilkada. Sabtu 14 April 2012.
Kapolres Aceh Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Artanto di Meulaboh, Sabtu mengatakan, pengawalan ketat dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya amuk masa jika ada kelompok warga yang tidak puas berunjuk rasa memprotes hasil perolehan suara dalam pilkada di Aceh Barat.
"Hari ini masa melakukan protes dengan menggelar aksi unjuk rasa, karena itu personel kita 'stand-by'kan hingga pukul 18.00 WIB di halaman gedung DPRK, atau sampai proses pembahasan rekapitulasi suara selesai," katanya.
Kata Kapolres, dari laporan diterima ada sebanyak 5.000-an massa melakukan aksi unjuk rasa di saat KIP sedang membahas dan mengumumkan hasil perolehan suara pilkada Aceh Barat.
Jelasnya, hingga Sabtu pukul 10.30 WIB proses pengumuman penghitungan suara KIP dari hasil rekapitulasi PPK di 12 Kecamatan berlangsung aman.
Kendatipun demikian, sebut Kapolres Artanto, personel Brimob tetap disiagakan sampai tuntasnya pembahasan dan penandatanganan seluruh saksi 13 pasangan calon bupati/wakil bupati Aceh Barat dan kemudian diumumkan.
"Hingga siang ini masih dalam proses penandatanganan hasil perhitungan rekapitulasi PPK oleh KIP dan para saksi seluruh pasangan calon bupati/wakil bupati masih menanti putusan terakhir," imbuhnya.
Sebelumnya, sebanyak 11 pasangan calon kepala daerah di wilayah itu mendatangi panitia pengawasan pemilu melaporkan bahwa ada terjadi kecurangan selama berlangsungnya tahapan pilkada.
Karena itu, kepolisian mengawal ketat mulai dari halaman sampai kedalam gedung DPRK tempat dilakukanya rapat pleno yang diikuti oleh seluruh komisioner KIP dan panwaslu serta hadir juga ketua DPRK Aceh Barat Ishak Yusuf. "Kita berharap kalaupun terjadi aksi protes, tidak sampai terjadi pembakaran dan tindakan anarkis lainnya seperti yang sudah terjadi di sejumlah wilayah di Aceh," katanya menambahkan. | AT | AN |


0 komentar:
Posting Komentar