Lhokseumawe |
Acehtraffic.com – Seorang Timses Misbahul Munir dipukul menggunakan kayu oleh Syukri,
Kepala Dusun Desa Babah Lung, Dusun Cot Barat, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh
Utara. Rabu, 11 April 2012 karena diduga sebagai timses atau pendukung calon independen.
Korban bernama Ridwan
Ramli,menurut pengakuan istri korban, Jamaliyah kepada reporter The Aceh
Traffic, pemukulan itu terjadi pada pukul 17:00 Wib, korban dipukul pada saat hendak membeli rokok
di warung kak Isni di Desa setempat.
Setiba di warung korban
langsung dipukul, setelah dipukul korban kemudian pulang kerumah dan
menceritakan peristiwa tersebut kepada istrinya. Kemudian sang istri pun naik
pitam, sehingga menjumpai sang pemukul suaminya yang masih berada di warung
milik kak isni.
Setiba di warung
pertengkaran mulut pun terjadi, Jamaliah mengaku bahwa pada saat pertengkaran
mulut itu terjadi, pelaku pemukulan suaminya itu memaksa Jamiliya untuk
mencatat nama siapa saja yang memilih calon Independen pada Pemilu kemarin [9
April 2012 – red].
Kemudan Jamiliah mengatakan “Kamu
catat sendiri,karena saya tidak tahu siapa-siapa saja dan saya pilih independen kemarin”. Ujarnya.
Selain itu Jamaliyah juga
menceritakan bahwa keluarganya diancam agar jangan lagi tinggal di Desanya itu
karena Jamilayah dan keluarganya ikut mendukung Misbahul Munir.
“Kepada kami mereka juga
pernah mengancam agar jangan lagi tinggal di Desa itu gara-gara saya mendukung
Misbahul Munir, mengenai pilihan saya mempunyai hak saya sendiri tidak ada yang
dapat melarangnya”. Ungkap Jamiliyah.
Selain Ridwan Ramli, ada
juga salah seorang Timses Partai Aceh
[PA] yang menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh Syukri, Kepala
Dusun Desa Babah Lung, Dusun Cot Barat, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara.
Korban bernama Zakaria
Nurdin, pemukulan itu terjadi pada saat dirinya berada di warung kak Isni,
sebelum di pukul, syukri menanyakan kepada korban, yaitu “Kamu Independen ya”?,
Zakaria menjawab “Bukan saya PA”
kemudian sang Kepalala Dusun tersebut langsung menampar sang korban.
“Sebelum saya dipukul,
Kepala Dusun itu Tanya “kamu independen ya”, kemudian saya jawab “bukan saya PA”
kemudian saya langsung ditampar berkali-kali”. Ujar Zakaria Nurdin.
Zakaria Nurdin kepada
reporter media ini mengaku bahwasannya dirinya sebagai timses Partai Aceh. Saat
ini kedua korban sedang diperiksa di Mapolres Lhokseumawe.| AT | AG |
Baca juga:
Di Sawang, KPA Catat Seluruh Nama-nama Saksi Calon Independen, Entah Untuk Apa?
Baca juga:
Di Sawang, KPA Catat Seluruh Nama-nama Saksi Calon Independen, Entah Untuk Apa?

0 komentar:
Posting Komentar