Aceh Utara | Acehtraffic.com - Pilkada telah usai, namun benih-benih permusuhan akibat politik yang sudah disemai sebelum pilkada Aceh 9 April 2012 tubuh subur. Hal tersebut seperti yang terjadi di Gampong Blang Dalam Tunong Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara, digampong tersebut saat perhitungan suara selelesai dilakukan, PA kalah telak, yang memili suara terbanyak ditingkat Bupati adalah Misbahul Munir alias Rahul, sementara tingkat Gubernur Irwandi Yusuf yang menjadi jawara.
Akibat Partai Aceh tidak menang di desa tersebut, kemarin Selasa 10 April 2012, gampong tersebut diblacklist sebagai Gampong peunyaket. Rakjab Ketua PA Kecamatan Nisam, Aceh Utara mendatangai desa tersebut dan menggertak dan mencaci maki seluruh penduduk desa yang ditemuinya disepanjang jalan.
seperti yang diungkapkan oleh Che [36] [samaran warga desa tersebut-red] tadi siang Rabu 11 April digertak ketua partai itu "puekah yang isu isukan digampong sampe PA han meunang igampong kah" cerita Che meniru perkataan Rakjab [42] ketua PA Nisam dengan nada tinggi dengan mukanya yang sangat marah.
Gampong kami sekarang resmi sudah dicap sebagai penyakit, dan ketua partai itu juga berpesan agar kami tidak pernah datang kekantor bupati untuk mencari sumbangan pembangunan Gampong, karena mereka mengatakan bupati yang terpilih adalah PA, sementara warga gampong memilih Rahul, "jadi nyan ken bupati kamoe jipeugah" kata Che.
![]() |
| Calon Bupati yang melaju memalui jalur independen harus waspada,selalu ada tim pengaman dari Polres yang mengawalnya. |
"[kalian jangan sekali-kali meminta-minta bantuan ke kantor bupati, karena itu bukan bupati kalian, kalian kan tidak milih PA, bantuan untuk desa kalian selama lima tahun tidak ada, sebab PA tidak menang disana]" ungkap Che yang meminta agar namanya disamarkan demi keselamatannya.
Disamping itu, lanjutnya, di Beureughang Buloh Blang Ara, Aceh Utara, timses Rahul kebetulan lewat kantor PA diteriaki oleh mantan kombatan itu "jeh awak independen, awak independe, pubut kah keuno ret, hana iteurimong awak independen hinoe" cerita Che dirumahnya.
Karena emosi dan tidak dapat menerima perlakuan seperti itu, sumber Acehtraffic.com menyebutkan lelaki tersebut lansung masuk dan mengajak berkelahi satu lawan satu. | AT | TM | YD |




0 komentar:
Posting Komentar