Korut | Acehtraffic.com - Sumber yang dekat dengan Pyong Yang kepada Reuters mengatakan, meski
telah terjalin kesepakatan antara Amerika Serikat dan Korut, akan tetapi
tidak ada perubahan dalam politik nuklir Pyong Yang.
Fars News mengutip laporan Reuters (6/3) menyebutkan, kecenderungan
Korut untuk menangguhkan pengayaan uranium dalam kesepakatan dengan
Amerika Serikat, tidak mengubah prinsip Pyong Yang dalam politik nuklir
negara ini.
Sumber yang menolak namanya dipublikasikan
itu memperingatkan soal kemungkinan penggunaan sanksi dan represi
terhadap Korut seperti yang digulirkan terhadap Iran, dan mengatakan
bahwa jika pihak Amerika Serikat tidak menyadari dengan baik masalah
ini, maka Korut akan keluar dari meja perundingan.
Meski telah tercapai berbagai kesepakatan antara para delegasi perunding
Amerika dan Korut pekan lalu, akan tetapi sumber tersebut menegaskan
bahwa tidak ada perubahan dalam politik nuklir Korut.
Menyinggung berbagai transformasi di masa lalu ditegaskannya bahwa pintu perundingan terbuka lebar untuk Korea Utara.
Korut melakukan ujicoba nuklir pertamanya pada tahun 2006 di saat
banyak pihak yang menyatakan bahwa Pyong Yang telah melakukan ujicoba
serupa sebelumnya.
Amerika Serikat dan Korea Utara
telah berunding selama dua dekade, akan tetapi perundingan kedua pihak
terputus pada 2009 setelah ujicoba nuklir dan rudal balistik Korea
Utara.AT | Irib |


0 komentar:
Posting Komentar