News Update :

Peran Imam Khomeini dalam Membela Baitul Maqdis

Rabu, 07 Maret 2012

Acehtraffic.com - Meningkatnya dukungan masyarakat dunia terhadap perjuangan bangsa Palestina melawan rezim Zionis, tidak bisa dipisahkan dari peran revolusi Islam Iran dan Imam Khomeini.
 
Tokoh Lebanon dan Palestina dalam seminar bertema "Baitul Maqdis, Ibukota Palestina" yang digelar di Beirut menegaskan peran Imam Khomeini dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina demi membebaskan Baitul Maqdis dari cengkeraman rezim agresor Israel.
 
Terkait hal ini, salah seorang tokoh syiah Lebanon, Sheikh Ahmad Qablan mengatakan, pasca kemenangan Revolusi Islam Iran, langkah pertama yang ditempuh Imam Khomeini adalah membentuk front muqawama membela Baitul Maqdis dan Palestina.
 
Senada dengan itu, Abu Imad al-Rifai dari Jihad Islam Palestina mengatakan, "Baitul Maqdis merupakan arena perang antara kubu muqawama dan agresor Israel. Ditegaskannya, tanpa perundingan damai, Israel tidak aka bisa melanjutkan pembangunan distrik ilegal Zionis. Anggota Jihad Islam Palestina itu mengingatkan bahwa perundingan damai dengan Tel Aviv justru menyebabkan Israel berhasil merampas sebagian besar wilayah Tepi Barat  yang mencapai 75 persen dari tangan bangsa Palestina. Al-Rafai menyerukan demonstrasi akbar di seluruh dunia untuk menyatakan pembelaan terhadap Baitul Maqdis.
 
Berbagai bentuk dukungan publik dunia mulai dari seminar, konferensi hingga unjuk rasa mendukung Baitul Maqdis di seluruh dunia dalam beberapa bulan terakhir ini menunjukkan eskalasi solidaritas publik dunia terhadap Baitul Maqdis.
Gelombang deras dukungan masyarakat intenasional terhadap Baitul Maqdis menunjukkan bahwa kedudukan rezim Zionis kian hari semakin terkucil dan terpuruk melebihi sebelumnya.
 
Tidak diragukan lagi, meningkatnya kesadaran publik dunia terhadap kezaliman rezim Zionis atas bangsa Palestina, dan penistaan yang dilakukan rezim agresor Israel terhadap Baitul Maqdis tidak bisa dilepaskan dari peran Revolusi Islam Iran.
 
Revolusi Islam menorehkan lembaran baru di kancah politik dunia dengan menawarkan kontribusi nilai-nilai Islam di dunia politik. Muqawama melawan imperialisme dan kolonialisme sebagaimana yang dilakukan bangsa Palestina dipengaruhi oleh spirit revolusi Islam Iran.
 
Inisiatif Imam Khomeini menamai awal Agustus 1979 yang merupakan Jumat akhir bulan Ramadhan dengan nama "Hari Quds Sedunia" merupakan gebrakan besar dalam perjuangan membela Palestina yang kian hari semakin meningkat di seluruh dunia. Inisiatif itu kini menjadi gerakan global yang meningkatkan kesadaran publik dunia, dan keteguhan harapan bangsa Palestina dalam melawan rezim Zionis.
 
Sejatinya, gerakan intifadha Palestina tidak bisa dilepaskan dari peran besar Imam Khomeini dan Revolusi Islam dalam membela Baitul Maqdis.| AT | Irib |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016