Mortir tersebut ditemukan
oleh Usmani [45], nelayan warga gampong Ujong Blang, awalnya pada pukul 18:00
Wib [kemarin, Senin, 12 Maret 2012 – red] dirinya melemparkan jaring ikan
kelaut yang berlokasi di Tempat Penampungan Ikan [TPI] Kuala Mamplam .
Kemudian tepatnya pada pukul
22:00 Wib tadi malam, Usmani mengangkat jaring ikannya, namun dirinya tersentak
karena di dalam jaring ikan miliknya ada tersangkut sebuah mortir yang masih
aktif.
Pada pagi harinya, Usmani
kemudian melaporkan hasil temuannya itu kepa Rizal [31] yang berprofesi sama
denga Usmani. Kemudian Rizal melaporkan hal tersebut kepada Kodim 0103 Aceh
Utara.
Pada pukul 07:30 pagi tadi,
sejumlah anggota Kodim 0103 Aceh Utara
turun ke lokasi untuk mengamankan hasil temuan tersebut agar tidak terjadi
hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian mortir tersebut diserahkan kepada
Denpal Kodim 0103 Aceh Utara.
Mortir tersebut berjenis 60
Komando, daya ledak 15 meter, berdiameter 15 cm, panjang 30 cm, berat 1.61 kg,
dengan jarak tembak 1 km dan berstandar TNI. Menurut dugaan mortir tersebut
telah berada di laut selama 4 tahun karena dibadan mortir tersebut sudah
berkarang.
Pasi Intel Kodim 0103 Aceh
Utara, Kapten Nf Aris mengatakan bahwasannya mortil tersebut telah diamankan.| AT | M. Agam |

0 komentar:
Posting Komentar