Acehtraffic.com - Siapa menyangka kalau fantasi seks manusia sudah ada sejak zaman
purba kala. Hal ini terkait dengan berbagai penemuan patung dan situs
bersejarah yang menyerupai organ intim pria dan wanita. Bahkan, ada di
antaranya yang disinyalir merupakan alat bantu seks pada zaman itu.
Masa manusia masih tinggal di gua
Ternyata ketika manusia masih hidup nomaden dari gua yang satu ke gua
yang lainnya, fantasi seksual mereka telah berkembang. Terbukti dari
ditemukannya benda menyerupai payudara dan vulva yang berusia 35 ribu
tahun. Artefak tersebut ditemukan di sebuah gua dekat Stuttgart, Jerman,
pada tahun 2008. "Ada simbol seksual pada periode tersebut," ujar
Antropolog Paul Mellars dari Universitas Stony Book, New York, dikutip
dari laman iVillage. ]
Patung wanita dari batu
Kehidupan seks pada masa purba masih merupakan tanda tanya besar hingga ditemukan sebuah sex toy berusia
28 ribu tahun pada tahun 2004. Para peneliti menemukan sebuah batu
berbentuk tubuh wanita terkubur di barat daya Jerman. Patung tersebut
mempunyai panjang 20 cm. Karena dimensinya yang realistis, ilmuwan
memercayai kalau patung tersebut kemungkinan besar digunakan sebagai
alat bantu seks pada masanya.
Alat getar bertenaga uap
Ternyata tak hanya kereta api saja yang dijalankan dengan menggunakan
tenaga uap. Karena pada tahun 1869, Dr George Taylor menemukan alat
bantu untuk berhubungan intim yang juga digerakkan lewat tenaga uap.
Perangkat medis tersebut digunakan untuk pengobatan "histeria", yaitu
sebuah kondisi yang kerap menimpa wanita di era Ratu Victoria. Alat
tersebut akan membantu wanita mengatasi masalah-masalah saat berhubungan
intim, seperti mengurangi rasa cemas, sakit saat hendak berhubungan
intim, atau juga untuk meningkatkan fantasi seksual.
Tongkat "fantasi" dari kayu
Pada tahun 500 SM masih sering terjadi perang antara Yunani dan
Romawi. Saat itu, tak sedikit para istri yang ditinggalkan oleh suaminya
pergi ke medan laga. Oleh sebab itu, pada masa tersebut banyak beredar 'olisboses'
berupa tongkat dari kayu. Selanjutnya, pada tahun 1400 SM, tongkat kayu
mengalami modifikasi dengan dibungkus kulit sehingga memerlukan minyak
zaitun sebagai pelumasnya.| AT | VV |


0 komentar:
Posting Komentar