Cirebon - Pengamanan penuh akan dilakukan jelang pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Mobil-mobil tangki pembawa BBM pun akan dikawal. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Cirebon Kota AKBP Asep Edi Suheri, Selasa, 6 Maret 2012. "Kami akan terjunkan 380 personel kami," kata Asep.
Personel tersebut akan diterjunkan untuk penjagaan di sejumlah SPBU yang ada di Kota Cirebon dan menjaga keamanan jika terjadi aksi demo terkait protes kenaikan harga BBM.
Saat ditanya mengenai antisipasi terjadinya penimbunan BBM jelang kenaikan harga, Asep mengungkapkan pihaknya akan memanggil sejumlah pengusaha SPBU. "Kami akan data jumlahnya termasuk berapa volume yang mereka miliki," katanya.
Anggota yang berjaga di SPBU akan disiagakan untuk mengantisipasi jika terjadi penimbunan BBM jelang kenaikan harga. Hal yang sama pun diungkapkan Kapolres Cirebon AKBP Hero Henrianto Bachtiar. "Anggota kami yang ada di polsek-polsek akan melakukan pengamanan di setiap SPBU yang ada di wilayahnya," katanya.
Sedangkan untuk distribusi BBM dengan menggunakan mobil tangki, Hero mengungkapkan pihaknya akan bekerja sama dengan polres lainnya untuk pengawalan mobil tangki tersebut. "Jika memang perlu dan situasinya cukup membahayakan, maka mobil tangki pembawa BBM itu akan dikawal," katanya.
Mengenai antisipasi demo dengan memblokir jalur pantura, Hero mengungkapkan pihaknya akan berkoordinasi dengan koordinator lapangan dari aksi demo tersebut. "Biar bagaimanapun, pantura merupakan jalan nasional, jangan sampai aksi demo mengganggu akses jalan," katanya. |Tempo.co
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar