News Update :

Kesebelasan Pasangan Calon Walikota Dan Wakil Walikota Lhokseumawe Paparkan Visi Dan Misi

Kamis, 22 Maret 2012


Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Sebelas pasangan calon walikota dan wakil walikota Lhokseumawe periode 2012-2017 hari ini, Kamis, 22 Maret 2012 memaparkan visi dan misinya di ruang sidang utama DPRK Lhokseumawe. Rapat paripurna istimewa II tersebut dipimpin langsung oleh ketua DPRK Lhokseumawe, Saifudin Yunus, didampingi oleh Pj Walikota Drs. Arifin Abdullah dan wakil ketua DPRK Lhokseumawe Ir. Azhari Nurdin dan dihadiri muspida, muspika, dandrem, dandim, kapolres, kepala kejaksaan negeri, KIP, Panwaslu, serta puluhan timses mereka.

Masing-masing kandidat menghargai visi dan misi kandidat lainnya, beberapa visi dan misi juga ada yang terlihat mirip yakni visi dan misi milik Munir Usman dan Marzuki Amin namun kedua belah pihak menyangkal bahwa mereka tidak mencontek atau dicontek oleh kandidat lain, sementara menurut ketua DPRK, “visi dan misi mereka wajar sama karena sama-sama mantan walikota Lhokseumawe,” jelas Saifudin Yunus ketua DPRK Lhokseumawe yang disambut tawa oleh para tamu dan undangan yang hadir.

Pemaparan visi dan misi dilakukan berdasarkan nomor urut, cara pemaparan pun berbeda-beda setiap kandidatnya dari yang berbahasa indonesia resmi hingga bahasa sehari-hari yang sering diucapkan diwarung kopipun dilakoni didalam ruangan ini, sehingga sedikit menghibur para tamu dan undangan yang hadir. Yang lainnya ada yang menggunakan bahasa Aceh dan langsung di interupsi oleh Ketua DPRK agar menggunakan bahasa Indonesia, meski telah mencoba untuk menjelaskan dengan bahasa Indonesia namun salah satu kandidat keplesetan lidahnya sehingga kembali menjelaskan dengan bahasa Aceh.

Ketika waktu telah menunjukkan jam makan siang yakni, pukul 12.00 WIB, Ketua DPRK Lhokseumawe Saifuddin Yunus mengatakan, “Rapat paripurna akan diselesaikan tanpa istirahat sampai seluruh pasangan kandidat selesai memaparkan visi dan misinya, jangan ada yang keluar dan jangan ada yang pulang. Kalau ada alasan tidak bisa menahan lapar mengapa saya bisa menahan peluru,” ujar Saifuddin Yunus atau dipanggil akrab pon pang yang pernah diterjang peluru pada tanggal 8 Maret lalu. | AT | HR | 
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016