Lhokseumawe | Acehtraffic.com – DPRK Kota Lhokseumawe masih perlu
di evaluasi karena tugas fungsi yang dijalankan masih belum berpihak kepada
rakyat dan masih terlihat sangat lambat baik mengenai masalah legislasi maupun
anggaran.Minggu, 4 Februari 2012.
Hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Forum Komunikasi
Masyarakat Sipil [FKMS] Lhokseumawe dan Aceh Utara, menurutnya para Dewan juga
masih belum jeli melihat kebutuhan rakyat karena saat ini masyarakat yang
berada di Kota Lhokseumawe masih sangat terjepit apalagi mengenai masalah
ekonomi.
“Menurut saya Dewan masih belum jeli melihat kebutuhan rakyat,
maka hal-hal seperti ini harus dievaluasi kembali”. Ujar Safwani, SH Juru
Bicara FKMS.
Safwani menilai, seharusnya ada hal yang tidak perlu dilakukan,
misalkan seperti memplotkan biaya sewa rumah Wali Kota Lhokseumawe yang terlalu
besar yaitu sebesar 134,5 juta, hal tersebut sangat tidak berbanding dengan
dengan kondisi masyarakat Kota Lhokseumawe yang hidup dengan ekonomi yang carut
marut.
“Seharusnya ada hal yang tidak perlu diklakukan oleh Dewan,
misalkan memplot biaya sewa rumah Wali Kota Lhokseumawe yang sangat besar”.
Ungkap Safwani.
“Begitu juga mengenai masalah legislasi Dewan sangat terlihat
lambat, legislasi tahun 2011 baru disahkan di tahun 2012, ini sangat terlihat
lambat”. Tegas Safwani.
Safwani berharap, DPRK Kota Lhokseumawe harus segera melakukan
evaluasi terhadap kinerjanya dan tugas dan fungsi Dewan harus dijalankan dengan
baik.| AT | M. Agam K |

0 komentar:
Posting Komentar