Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Setelah
di Banda Aceh giliran Lhokseumawe, Senin 19 maret 2012 menggelar deklarasi
damai pilkada pasangan calon walikota dan wakil walikota Lhokseumawe Tahun 2012
di lapangan Hiraq. Dalam acara tersebut juga digelar kampanye bersama dengan
mengendarai mobil bak terbuka para kandidat beserta dukungannya melakukan
konvoi mengelilingi kota Lhokseumawe.
Ketua KIP Kota Lhokseumawe Ridwan
Hadi mengatakan, “Kita awali, kita awasi pilkada tahun ini dengan adanya deklarasi
damai sehingga tidak terjadi ribut karena damai ini mahal harganya.”
Lanjutnya, “Kita sudah berusaha agar
deklarasi pilkada ini tidak hanya sekedar seremonial tapi bagaimana bahwa
perdamaian itu adalah lebih penting dari segala-galanya. Kita harus meyakinkan
itu, memang tidak mudah tapi secara terus menerus berkesinambungan nuansa damai
itu terus digaungkan. Kita akan mencoba menciptakan bahwa ketika ada kandidat
yang melakukan pelanggaran-pelanggaran itu paham bahwa mereka akan malu sendiri
bahwa kita menjunjung tinggi demokrasi. Oleh karena itu setelah deklarasi kita
lakukan hari ini ketika ada persoalan-persoalan dilapangan kita ingatkan
kembali kita sudah menandatangani deklarasi ini, komitmen moral,” jelas Ridwan
Hadi.
Kapolres Lhokseumawe Kukuh santoso
dalam pidatonya didepan para calon pasangan walikota dan wakil walikota
Lhokseumawe serta seluruh pejabat tinggi di Lhokseumawe yang hadir mengatakan, “Seluruh
masyarakat sangat mendambakan terpeliharanya kemanan dan ketertiban. Kita semua
harus berkomitmen berpartisipasi untuk menjaga ketertiban agar demokrasi yang
akan datang berjalan dengan baik dan tertib. Marilah kita berfikir untuk pembangunan
Lhokseumawe seutuhnya tinggalkan persoalan-persoalan kelompok yang mengarah
pada tindakan kontraproduktif pada pilkada yang akan datang.”
Deklarasi damai ini diakhiri
dengan melepaskan burung merpati secara bersama-sama sebagai lambang perdamaian.
| AT | HR |

0 komentar:
Posting Komentar