Banda Aceh | Acehtraffic.com - Pasangan Calon Gubernur Muhammad Nazar/Nova Iriansyah, mengaku diteror oleh orang-orang tidak dikenal. Ia mengajak semua kontestan untuk mengindahkan etika serta bersaing secara sehat dan fair.
Muhammad Nazar adalah Wakil Gubernur Aceh hasil pilkada 2006-2011. Waktu itu ia pernah memimpin Aceh bersama Irwandi Yusuf. Dan, dalam pilkada kali ini Muhammad Nazar mencalonkan diri melalui jalur Partai Demokrat, PPP, dan SIRA.
Muhammad Nazar kepada media, Rabu 21 Maret 2012 mengatakan pihaknya diteror. "Intimidasi dan teror tersebut ikut dialami juga oleh timses pasangan Nazar-Nova seperti di Pidie, Pidie Jaya dan Aceh Utara," ujar Muhammad Nazar.
Yang sangat dikhawatirkan ujar Muhammad Nazar, intimidasi dan teror mulai dibalas dengan hal yang hampir sama oleh masyarakat. Masyarakat sudah cerdas dan tidak tahan lagi dengan kultur konflik itu. Ia mengatakan, masyarakat di lapangan tidak lagi membiarkan begitu saja intimidasi seperti pemilu 2009 lalu.
"Apabila hal ini masih dilakukan maka benturan di mana-mana bisa saja terjadi pula. Karena itu kami sangat mengharapkan seluruh pihak yang ditugaskan menyelenggarakan serta mengamankan pilkada untuk tidak berdiam diri dalam mencegah berbagai bentuk aksi pengrusakan nilai demokrasi itu," pinta Muhammad Nazar.
Terkait teror pada tim MNC ujar Muhammad Nazar tidak terkecuali di kota Banda Aceh, tetapi diam-diam terjadi hal yang hampir sama di daerah lain. | AT | Serambi |

0 komentar:
Posting Komentar