News Update :

AS Serang Al Qaida Di Yaman, 20 tewas

Sabtu, 10 Maret 2012



Sanaa | Acehtraffic.com - Pesawat tak berawak AS menggempur tempat persembunyian beberapa sayap Al Qaida yang bermarkas di provinsi bergolak tenggara al-Bayda, Yaman, pada Jumat malam 9 Maret 2012, yang menewaskan sedikit-dikitnya 20 gerilyawan Al Qaida, kata seorang pejabat keamanan setempat kepada Xinhua.

"Dua pesawat tak berawak AS menembakkan beberapa rudal pada sejumlah tempat persembunyian Al Qaeda di daerah Kabupaten Jabra al-Zahir, Provinsi Al Bayda, menewaskan sedikitnya 20 anggota Al Qaida," kata pejabat itu melalui telepon tanpa menyebut nama. 

"Korban di antaranya para gerilyawan berdasarkan laporan keamanan awal dari wilayah yang ditargetkan saat ini," tambahnya tanpa merinci lebih lanjut. 

Seorang juru bicara kelompok Al Qaida mengatakan kepada Xinhua bahwa "lebih dari dua pesawat tak berawak AS masih menyerang beberapa pos Al Qaida di tiga desa di luar pusat kota al-Bayda, dan kami tidak memiliki informasi sehingga belum bisa membenarkan mengenai korban."

Dia mengatakan bahwa mereka akan menyiarkan informasi awal dalam pernyataan Jumat malam. Provinsi Al Bayda, sekitar 170 kilometer tenggara ibu kota Sanaa, telah mengalami kemajuan luar biasa dalam dua bulan terakhir oleh pemerintah Yaman terhadap Ansar al-Syariah (Partisan Hukum Islam), kelompok bersenjata lokal Al Qaida di Semenanjung Arab (AQAP).

Awal pekan ini, militan AQAP meluncurkan serangkaian serangan bunuh diri terhadap pasukan pemerintah di provinsi selatan Abyan, menewaskan sedikitnya 200 prajurit dan menangkap 73 orang lainnya.

Sejak akhir Januari 2011, ketika protes meletus terhadap mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, AQAP telah bekerja untuk meningkatkan kehadiran mereka di daerah-daerah terpencil negara itu.

AQAP, yang berkubu terutama di provinsi Yaman selatan, Abyan dan Shabwa, terdaftar sebagai teroris Amerika Serikat, yang menganggap itu sebagai ancaman yang meningkat terhadap keamanan nasionalnya.

Presiden Yaman yang baru terpilih Abd-Rabbu Mansour Hadi, Senin mengumumkan bahwa pemerintahnya bertekad untuk menghadapi terorisme dengan kekuatan penuh, dengan mengatakan "apa pun yang diperlukan, kami akan terus memburu teroris sampai ke tempat persembunyian terakhir mereka." | AT | AN |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016