Lhoksukon | Acehtraffic.com - Mahasiswa Universitas
Malikussaleh, Kamis, 9 Februari 2012 jam 9 pagi melakukan demo kenaikan SPP
bagi angkatan 2011 di depan gedung Biro Universitas itu di Reuleut. Para
demonstran yang kebanyakan angkatan 2011 itu memprotes naiknya harga SPP
sedangkan penyesuaian terhadap fasilitas belajar mengajar tak pernah dilakukan.
Setelah orasi dilakukan selama dua
jam rektor Unimal tak kunjung keluar untuk menemui mereka. Lalu dengan bantuan
BEM Universitas mereka difasilitasi untuk bertemu dengan rektor di aula Unimal.
Pukul 11.15 WIB para demonstran menuju ruang aula, sembari menunggu rektor
datang, secara bergiliran mereka melakukan orasi.
20 menit kemudian rombongan
rektorat menemui para demonstran itu untuk menjelaskan alasan dinaikkannya SPP
bagi anak baru yang dimulai dari angkatan 2011 hingga seterusnya. Rektor Unimal Apridar mengatakan, “Kami tidak
pernah menaikkan/menyesuaikan tarif SPP, yang kami lakukan adalah penetapan SPP
untuk tahun 2011 dan berlaku untuk seterusnya. Sekian,” ujar rektor Unimal.
Dia melanjutkan “tak perlu
membentak atau membantah karena apa yang kami lakukan itu sudah batas minimal
dan maksimal. Untuk masalah pemenuhan terhadap fasilitas dan juga kebersihan
kampus jangan hanya melihat pada satu lokal atau kelas tapi dilihat secara
umum. Kampus kita kan luas, tidak hanya di Reuleut tapi juga ada di Bukit Indah
dan Cunda Lhokseumawe, maka itu harus kita lihat secara umum,”jelasnya.
Mendengar penjelasan itu para
demonstran marah, Riki Ramadhani koordinator aksi menjawab, “mengapa hanya bagi
angkatan 2011 saja dinaikkan SPP, mengapa kakak leting kami tidak dinaikkan
SPPnya ? Jangankan untuk membayar SPP, untuk membeli sepatu saja kami tak mampu
sehingga kemana-mana kami hanya memakai sandal jepit,” kata Riki.
Demonstran lainnya juga
mengatakan, “untuk transport pergi kuliah saja kami menghabiskan Rp. 5000
rupiah, itu belum termasuk biaya rumah kos dan uang untuk memfotocopy mata
kuliah, sekarang ditambah biaya kuliah yang sudah naik,” jeritnya.
Mahasiswa lainnya juga ikut
berkomentar, “dulu kami bisa terima dinaikkannya SPP, tapi sekarang kami tidak
bisa terima karena sampai sekarang saya harus mengantri untuk memakai lab,
ruang kelas kami juga panas karena tidak dipasangi AC, gawatnya lagi ketika
kami kebelet pengen ke toilet, airnya nggak ada dengan kotoran manusia lainnya
masih mengapung dilubang WC,” ujarnya kesal.
Perbedaan tarif SPP antara angkatan 2011 dengan angkatan sebelumnya
Bagi non eksakta [Fakultas
Ekonomi, Hukum dan Sospol] Untuk semester ganjil angkatan 2011 diwajibkan
membayar Rp. 890.000 rupiah dan semester genap dikenakan tarif Rp. 750.000 rupiah
sedangkan angkatan 2009/2010 s/d 2010/2011 yaitu Rp. 370.000 rupiah semester
ganjil dan Rp. 310.000 rupiah untuk semester genap.
Adapun bagi yang eksakta
[Fakultas Teknik dan Pertanian] untuk semester ganjil angkatan 2011 mereka
dikenakan biaya Rp. 1.090.000 rupiah dan Rp. 950.000 rupiah untuk semester
genap. Sedangkan angkatan 2009/2010 s/d 2010/2011 yaitu Rp. 420.000,- untuk
semester ganjil dan Rp. 360.000 rupiah untuk semester genap.
Untuk angkatan 2002/2003 s/d
2008/2009 bagi yang eksakta semester ganjilnya mereka membayar Rp. 417.000
rupiah dan Rp. 357.000 di semester
genap. Untuk yang non eksakta semester ganjilnya mereka harus membayar Rp.
367.000 rupiah dan Rp. 307.000 rupiah untuk semester genapnya. | AT | HR |

0 komentar:
Posting Komentar