Jakarta | Acehtraffic.com - Partai Keadilan Sejahtera mulai serius menggodok calon pemimpin
nasional untuk diajukan sebagai presiden dan wakil presiden dalam Pemilu
2014. Tak hanya mengutamakan para kader sendiri, partai ini juga
mengakomodasi tokoh-tokoh dari luar.
Hal itu disampaikan anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, di Jakarta.
”Dewan
Pengurus Pusat (DPP) PKS telah membentuk suatu tim untuk menentukan
kriteria dan calon pimpinan nasional yang akan diajukan PKS. Calon bisa
dari kader partai maupun dari luar,” katanya.
Hasil kajian itu nanti akan diputuskan lewat musyawarah kerja nasional pada Maret 2012.
”Dalam
menjaring calon pemimpin nasional, kami akan mengutamakan kader partai
sendiri, tetapi tidak tertutup calon dari luar,” katanya.
Semangat
semacam itu sesuai dengan jati diri PKS sebagai partai Islam, terbuka,
dan nasionalis sehingga tak menabukan kader dari dalam atau dari luar
partai.
Selama tiga kali pemilihan presiden setelah reformasi
1998, PKS pernah mendukung Didin Hafiduddin, Amien Rais, dan Susilo
Bambang Yudhoyono sebagai calon presiden. Dua nama terakhir itu adalah
tokoh dari luar kader PKS. Partai ini tidak memaksakan calon pemimpin
nasional dari kader partai.


0 komentar:
Posting Komentar