Lhokseumawe |
Acehtraffic.com - Terkait dengan terdamparnya 55 warga Myanmar di perairan laut Aceh Utara, saat ini penerjemah
bahasa Myanmar sudah dalam perjalanan menuju ke Lhokseumawe. Kamis, 2 Februari
2012.
Penerjemah bahasa tersebut
didatangkan dari Medan, karena di Aceh tidak ada yang bisa berbahasa Myanmar.
Camat Dewantara kepada
reporter www.acehtraffic.com
mengatakan “Kita telah menghubungi penerjemah bahasa Myanmar dari Medan karena
di Aceh tidak ada yang bisa berbahasa Myanmar”. Ujar M. Yunus.
Ia menambahkan “Namun
penerjemah itu pun tidak bisa menggunakan bahasa Myanmar dengan fasih, akan
tetapi ia bisa berbahasa Urdu, kemarin saya juga telah bawa orang yang bisa
berbahasa India namun orang Myanmar itu tetap tidak mengerti juga”. Tambahnya.| AT | AG |

0 komentar:
Posting Komentar