Banda Aceh | Acehtraffic.com- Panitia Pengawas
Pemilihan atau Panwaslu yang diketahui banyak masyarakat adalah pengawas
pelaksanaan pemilihan kepala daerah Aceh, tapi untuk pilkada kali ini, Pj
Gubernur Aceh Tarmizi Karim atas desakan DPRA memberi tambahan Job untuk Panwaslu
agar mengawasi kartu Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh.
“Kita meminta apa saja yang berbau pemanfaatan
fasilitas pemerintah, apa itu kartu JKA atau semua simbol lainnya, itu harus
segera ditertibkan oleh Panwaslu,” kata Tarmizi Karim saat berpidato pada
penutupan masa sidang kedua usai pengesahan Qanun Pilkada di DPRA, Jumat
(24/2). Sebagaimana di kutip dari acehkita.com
Soal JKA sejak sebulan terakhir memang jadi sorotan
DPRA yang notabene di kuasai partai Aceh, mereka mempermasalahkan kartu JKA itu
karena adanya foto mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang kini juga
mencalonkan diri untuk kali kedua sebagai gubernur Aceh. Irwandi banyak pihak
menganggap rival terberat Calon dari Partai Aceh Zaini-Muzakkir tiadk lain
adalah Irwandi Yusuf.
Karena itu DPRA
hingga tadi, Jumat 24 Februari 2012 masih mempersoalkan kartu JKA bergambar
Irwandi, karena dengan itu di khawatirkan oleh DPRA sepertinya adalah dengan
adanya gambar Irwandi di kartu JKA maka tingkat papularitas Irwandi di mata masyarakat
semakin menjadi-jadi, dan masyarakat akan memilih kembali Irwandi pada 9 April
mendatang.
Maka sebagai
tawaran pencabutan itu, panwaslu selain bertugas membersihkan atribut berbau
kampanye dengan memamfaatkan fasilitas negara,
termasuk JKA juga harus ditertipkan oleh Panwaslu.
“Sebagai
komitmen kami, tadi kami ke Serambi Indonesia, dan besok akan dipublikasikan
secara massal, bahwa warga bisa berobat dengan (menunjuk) KTP dan KK saja,”
ujar bekas bupati Aceh Utara ini, disambut tepukan tangan puluhan anggota
Dewan. |AT | Sumber AK

0 komentar:
Posting Komentar