Blitar | Acehtraffic.com - Misyati
[55], asal Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur,
melumpuhkan penjambret yang akan mengambil kalung miliknya.
Misyati saat ditemui di kantor
Kepolisian Sektor Nglegok, Selasa mengatakan, sebelum kejadian itu ada seorang
laki-laki datang ke toko bangunan miliknya. Pria itu berpura-pura menjadi pembeli.
"Ia pura-pura membeli sepatu
di toko. Saat ia sedang memilih sepatu, tiba-tiba, ia mengambil kalung saya.
Walaupun tidak imbang, saya tetap berusaha untuk melawannya," katanya. Ia
mengaku, sempat adu pukul dengan penjambret yang kemudian diketahui bernama
Yulianto [27], warga Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, itu.
Karena merasa kalah, Misyati
berteriak meminta tolong ketika penjambret itu akan melarikan dari menggunakan
sepeda motor. Sambil berteriak, Misyati berupaya merobohkan sepeda motor milik
pelaku, hingga roboh. Pelaku akhirnya tidak dapat melarikan diri.
Mengetahui itu, warga menangkap
penjambret dan akhirnya dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut. Misyati
mengaku tidak terluka parah setelah duel dengan penjambret tersebut. Ia hanya
menderita luka ringan di bagian lehernya, setelah kalung seberat 7 gram ini
hendak diambil penjambret.
Sementara Kepala Kepolisian
Sektor Nglegok AKP Priyo Sulistiono mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih
melakukan proses pemeriksaan pada pelaku. "Kami periksa intensif dia di
kantor. Kami juga minta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk korban,"
katanya mengungkapkan. | ANT |


0 komentar:
Posting Komentar