Beverly Hills | Acehtraffic.com- Bintang
pop yang terkenal dengan suara melengkingnya dan menjadi titan tangga lagu pop
tahun 1980 hingga 90-an, Whitney Houston, meninggal dunia pada usia 48 tahun.
Polisi Beverly Hills Letnan Mark
Rosen sebagaimana dilaporkan media-media AS, mengatakan bahwa Houston meninggal
dunia Sabtu, 11 Februari 2012 pukul 3.55 sore di kamarnya di lantai empat Hotel
Beverly Hilton. Detektif Beverly Hills langsung melakukan investigasi kematian
istri Bobby Brown itu di kamar hotel.
"Tidak ada tanda-tanda jelas
unsur kriminal untuk saat ini," kata Rosen. Humas Houston, Kristen Foster,
mengatakan penyebab kematiannya belum diketahui. Menurut Rosen, polisi menerima
satu panggilan 911 dari keamanan hotel mengenai kondisi Houston sekitar pukul
3.43 sore. Paramedis yang sudah ada di hotel gagal menyadarkan penyanyi itu.
Kepolisian Beverly Hills
mengatakan bahwa penyelidikan terhadap penyebab kematian Houston sedang
dilakukan dan "tidak ada informasi tambahan untuk saat ini".
"Penyebab kematian yang
sebenarnya akan ditentukan oleh Kantor Koroner the LA Co," katanya. Kematian
Houston menjemput pada malam menjelang perhelatan musik terbesar, Grammy
Awards. Mentor lamanya, Clive Davis, mengatakan bahwa Houston seharusnya tampil
pada gala itu.
Pada Kamis siang lalu di hotel,
Houston menarik perhatian wartawan dan staf keamanan dengan perilaku tidak
menentu, berkeringat, dan pakaian yang acak-acakan, tulis Los Angeles Time. Houston
telah mengganggu latihan hari itu untuk pesta tahunan Grammy.
Banyak penggemar menunjuk
hubungannya dengan Bobby Brown sebagai pangkal semakin liarnya kehidupan
Houston. Dia pernah mengakui bahwa ia tenggelam dalam obat-obatan [narkoba],
dan akibatnya suara serta penampilannya sulit untuk ditonton.
"Iblis terbesar adalah
saya," kata Houston dalam wawancara dengan Diane Sawyer dari ABC pada 2002
silam. Lagu-lagu terkenal Houston di antaranya "I Will Always Love
You" dan "Saving All My Love for You". | AT | AN |
Sumber : Antara.com


0 komentar:
Posting Komentar