
Jerusalem | Acehtraffic.com - Rezim Zionis Israel mengklaim telah berhasil melakukan uji coba sistem anti-rudal balistik yang telah di upgrade bersama Amerika Serikat di atas Laut Mediterania.
Israel menyatakan, tes yang dilakukan pada Jumat (10/2) sebagai tonggak utama dalam pengembangan sistem pertahanan terhadap rudal jarak menengah yang dapat ditembakkan dari negara-negara seperti Iran.
Menurut sebuah pernyataan Kementerian Pertahanan Israel yang dirilis pada Jumat, sistem pertahanan yang disebut "Blue Sparrow" ditembakkan oleh pesawat perang Israel
"Tes ini dilakukan pada Jumat bersama dengan Badan Pertahanan Rudal AS," kata Yair Ramati, seorang pejabat militer Israel.
Pernyataan itu menambahkan bahwa tes menunjukkan "Sistem Senjata Panah" dan Sistem Pertahanan Rudal Balistik AS dapat bekerja sama.
Sistem Rudal Panah merupakan proyek yang didanai bersama oleh AS dan Israel dan diluncurkan pada tahun 1988.
Uji coba itu dilakukan di tengah retorika perang pemerintah rezim Zinois terhadap Iran atas tuduhan bahwa Tehran sedang berusaha mengembangkan program nuklirnya untuk tujuan militer.
Di sisi lain, Iran menyatakan akan memberikan jawaban yang menghancurkan terhadap setiap serangan militer terhadap negara itu. (*) | IRIB
![]() |
| Sistem anti-rudal Israel yang terlihat pada Pangkalan Angkatan Udara Israel di pantai Palmachim, 12 Mei 2011. (Photo: http://www.militaryphotos.net) |
![]() |
| Petugas pertahanan udara Israel melacak Suriah dan Lebanon dalam kegiatan simulasi peluncuran rudal Scud pada sebuah ruang kendali komando pertahanan udara Israel di pangkalan militer Palmahim, selatan Kota Tel Aviv, 12 Mei 2011. (Photo: http://www.militaryphotos.net) |



0 komentar:
Posting Komentar