
Teheran | Acehtraffic.com - Menteri Pertahanan dan Dukungan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, Brigjen Ahmad Vahidi, kembali menekankan kemampuan para ahli Republik Islam Iran dan menyatakan bahwa saat ini tengah digulirkan sejumlah program dalam proyek produksi pesawat tempur dan militer.
IRNA melaporkan, hal itu dikemukakan Vahidi Senin (19/2) dalam Konferensi Organisasi Antariksa di Fakultas Penerbangan Shahid Sattari. Dikatakannya, Republik Islam Iran saat ini sudah mencapai kemajuan pesat dalam produksi berbagai pesawat militer, tempur, dan sipil.
"Ini menunjukkan kepercayaan diri dan kemampuan para ahli dalam negeri," tegas Vahidi seraya menyatakan bahwa di sektor penerbangan telah dicapai terobosan-terobosan penting. Salah satunya adalah pesawat tempur Saeqeh yang kini telah bergabung dengan armada Angkatan Udara Republik Islam Iran.
Vahidi menjelaskan, "Banyak negara dunia yang memproduksi berbagai jenis pesawat akan tetapi di bawah lisensi negara tertentu atau proyeknya dilakukan secara kolektif. Akan tetapi kini Iran mampu memproduksi pesawat sendiri."
Vahidi menegaskan, "Republik Islam Iran juga memiliki pusat reprarasi terbesar untuk berbagai jenis mesin pesawat tempur maupun sipil."
Salah satu di antara bukti keberhasil Republik Islam Iran di bidang penerbangan adalah pesawat Iran-140 yang dapat digunakan untuk sektor militer maupun sipil.
Menyinggung kemampuan Iran di bidang rudal, Vahidi menjelaskan bahwa tingkat kemampuan ilmiah Iran di bidang produksi rudal telah diakui dan saat ini Republik Islam termasuk dalam jajaran 10 besar negara dunia dalam produksi rudal. Apalagi ditambah dengan nilai unggul dari fakta bahwa rudal-rudal tersebut merupakan produksi dalam negeri dan hasil kerja keras para ahli pribumi.(*) | IRIB

0 komentar:
Posting Komentar