Surabaya | Acehtraffic.com - Pakar
Hukum Tata Negara Jimly Asshiddiqie menilai bahwa hukum di Indonesia perlu
dievaluasi dengan alasan kurang memihak kepada keadilan.
"Isi hukum di negara kita
ini hanyalah berisi peraturan-peraturan yang ditulis di seonggok kertas
terketik rapi. Namun sayang di dalamnya belum berisi nilai keadilan, khususnya
yang memihak terhadap rakyat kecil," ujarnya kepada wartawan di Surabaya,
Selasa, 7 Februari 2012.
Ia mencontohkan kasus yang sempat
menjadi isu hukum nasional, yakni pencurian sandal jepit oleh pelajar kelas
satu SMK berinisial AAL di Palu, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.
Menurut dia, dalam kasus tersebut
sebenarnya aparat penegak hukum mulai dari polisi hingga kejaksaan tidak perlu
terlalu berlebihan dalam menanganinya. Bahkan ia menilai kasusnya terlalu
dibesar-besarkan oleh aparat.
"Saya berpendapat agar
segera dilakukan reformasi hukum secara menyeluruh. Mulai dari struktur, aparat
maupun budaya masyarakat agar patuh terhadap hukum," papar mantan Dewan
Pertimbangan Presiden tersebut. | AN |


0 komentar:
Posting Komentar