News Update :

Hayono Isman Berharap SMK Bisa Produksi Mobil Dan Pesawat Tempur

Selasa, 21 Februari 2012

Malang | acehtraffic.com - Hayono Isman, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, berharap SMK di Indonesia bisa memproduksi mobil dan pesawat tempur untuk pertahanan militer RI. Pemerintah bisa segera merencanakan agar mobil Esemka bisa jadi mobil nasional. Hal itu disampaikan Hayono saat melakukan kunjungan ke SMK Negeri 6 Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, 21 Februari 2012 untuk melihat mobil Esemka produksi siswa SMKN 6 Kota Malang.

"Mobil Esemka itu harus ditanggapi serius oleh pemerintah, bagaimana bisa menjadi mobnas," katanya.

Politikus Partai Demokrat itu tak hanya meninjau, tapi langsung mencoba mobil yang dirancang oleh SMKN yang dikepalai oleh H Wadib Su'udi tersebut. "Wah luar biasa. Mobilnya enak, layak bersaing dengan mobil produk luar," ujarnya usai mencoba.

Produk siswa SMK saat ini sudah tergolong sangat luar biasa. "Bukan tidak mungkin hasil karya siswa SMK nantinya bisa buat kendaraan untuk tempur di kemiliteran Indonesia," katanya.

Menurut Hayono, siswa SMK yang berhasil memproduksi mobil itu sudah menunjukkan adanya kehidupan yang demokratis di dunia SMK. SMK ke depan sudah memiliki peluang yang besar untuk bisa mengaplikasikan keterampilan dan inovasinya di dunia wirausaha.

"Saat ini, di Komisi I DPR RI sedang membahas UU Industri Pertahanan di tanah air. Ini perlu dilakukan agar militer Indonesia tidak bergantung lagi pada peralatan militer dari luar negeri. Kemampuan siswa SMK bisa dimaksimalkan lebih baik lagi," katanya.

Hayono mengingatkan, agar pihak SMK juga bisa menjaga eksistensi produksinya. Karena itu ia mengajak siswa SMK untuk tidak mudah puas dengan apa yang sudah dicapai. "Pemerintah juga harus mendukung sepenuhnya. Agar apa yang dicapai siswa SMK tak hilang begitu saja," harapnya.

Agar tak mudah ditiru oleh negara lain, pihak SMK selaku penemu, kata Hayono, harus segera mengurus hak patennya. "Harapan saya, mobil Esemka tak senasib dengan mobil Timor. Hak pantennya harus segera diurus oleh penemunya," katanya.

Sementara itu, menurut Kepala Sekolah SMKN 6, H Wadib Su'udi, hingga kini karya siswanya sudah ada 3 mobil Esemka. Yakni merek Rosa Van 1.5i, dengan harga Rp 100 juta, Rajawali dengan harga Rp 95 juta dan explorer seharga Rp 125 juta. "Yang pesan mobil Esemka produksi SMKN 6 ini sudah ada 200 orang. Tapi sampai saat ini belum bisa dipenuhi, karena barang-barangnya masih sulit untuk mendapatkannya. Harus pesan dulu ke Solo dan butuh waktu lama. Itu kendalanya," kata Wadib. | AT | KP |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016