Banda Aceh | Acehtraffic.com - Sebuah
gudang penyimpanan elpiji di Jalan Inspeksi, Banda Aceh, Rabu sore, 8 Februari 2012 sekitar pukul 15.35
terbakar . Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian
diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kebakaran tersebut dimulai dengan
dua ledakan beruntun dari dalam gudang, persisnya di blok kantor gudang
tersebut. Api dengan cepat menyambar material dan bangunan kantor gudang bahkan menyebar ke dekat bangunan penyimpanan
tabung elpiji.
”Setelah dua kali ledakan, api
langsung membesar. Kami berlarian karena takut api menyambar tabung-tabung
elpiji,” kata Safri [32], warga yang tinggal sekitar 10 meter dari gudang
tersebut.
Gudang elpiji tersebut milik agen
distributor elpiji di Banda Aceh, PT Geubri Phonna. Ada lima rumah yang hanya
berjarak sekitar 10-20 meter dari gudang yang terbakar itu. Begitu melihat api
mengurung gudang, para penghuni rumah berlari menyelamatkan diri. Mereka
khawatir terkena ledakan tabung elpiji yang tersulut api.
Saat terjadi kebakaran, sejumlah
karyawan sedang berada di dalam gudang. ”Saya langsung menelepon pemadam
kebakaran. Teman saya menyelamatkan satu mobil operasional di dalam gudang.
Satu mobil lagi tak bisa dibawa keluar karena mogok,” kata Zainal, karyawan
gudang elpiji.
Sekitar 20 menit kemudian, lima
mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Banda Aceh tiba di lokasi. Api pun dapat
dipadamkan setelah disemprot dengan air selama hampir 45 menit. | Kompas |


0 komentar:
Posting Komentar