Pelauw | Acehtraffic.com - Pemerintah
kesulitan menjembatani perbedaan keyakinan dua kelompok di Desa Pelauw, Pulau
Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Perbedaan terus memunculkan permusuhan
sehingga akhirnya mengakibatkan bentrokan seperti yang terjadi sejak Jumat, 10
Februari 2012 hingga Sabtu, 11 Februari 2012.
"Sudah berulang kali
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan pemerintahan Desa Pelauw meminta agar
setiap kelompok saling menghargai karena setiap kelompok memiliki kepercayaan
berbeda dan kepercayaan itu tidak bisa dipaksakan. Namun, tetap saja pertikaian
terus terjadi," tutur Bupati Maluku Tengah Abdullah Tuasikal, di Pelauw,
Minggu, 12 Februari 2012.
Pasca-bentrokan, menurut
Abdullah, pemerintah akan berupaya mempertemukan kedua belah pihak. Namun,
upaya pertemuan ini tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. "Kami akan
biarkan kondisi masyarakat tenang dulu, baru pemerintah akan mencoba pertemukan
kedua belah pihak," katanya.
Upaya mempertemukan kedua belah
pihak pun dilakukan oleh Polda Maluku. Perwira Pengendali Pengamanan di Pelauw
dari Polda Maluku Komisaris Besar Putut Prayogi mengatakan, dengan kondisi
sulitnya kedua kelompok hidup berdampingan, mungkin lebih baik jika tempat
tinggal salah satu kelompok direlokasi. | AT | KP |


0 komentar:
Posting Komentar