News Update :

Asus Tertarik Berinvestasi Di Indonesia

Minggu, 05 Februari 2012

Jakarta | Acehtraffic.com - Perusahaan produksi papan induk [motherboard] asal Taiwan Asustek Computer Inc [Asus] tertarik untuk berinvestasi di  Indonesia. Jika terealisasi,  investasi terbesar di dunia itu akan memberikan keuntungan  besar bagi Indonesia.
 
“Karena, industri di dunia  menerapkan sistem multisource. Kalau kita bisa tarik [Asus] untuk bangun manufaktur  masuk ke sini, efeknya akan  luar biasa. Kita  lihat saja bagaimana Taiwan memulai dan saat ini dia mengklaim sebagai negara inti manufaktur,” kata Direktur Industri Tekstil  dan Aneka Direktorat Jenderal Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian [Kemenperin] Ramon Bangun di  Jakarta kemarin, Jum’at, 3 Februari 2012.

Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi [IUBTT] Kemenperin Budi Darmadi  membenarkan bahwa Kemenperin mengundang Asus untuk melakukan proses manufaktur di Indonesia. Namun, pihaknya belum bisa memaparkan rencana investasi tersebut secara rinci. “Mereka memang berminat, tapi belum  tahu detailnya,” jelas dia.
 
Terkait perkembangan industri berteknologi tinggi di dalam negeri, Budi mengatakan bahwa pihaknya kini berupaya mendorong agar belanja modal perusahaan dan operator  telekomunikasi yang  ada di Indonesia bisa didominasi  oleh produk nasional.

Hal itu diharapkan dapat menggenjot perkembangan industri  tersebut di dalam negeri.  Pasalnya, diketahui setiap tahun operator telekomunikasi  membelanjakan dana setidaknya Rp150 triliun.  Menurut dia,konsumsi komputer secara nasional saat ini adalah sekitar 4 juta unit per tahun. Adapun, sekitar 40%  merupakan komputer personal [PC], sedangkan 60% lainnya  berupa komputer jinjing. Sebanyak  90% PC sudah diproduksi  di dalam negeri.

Sedangkan, laptop memang masih kita impor sekitar 60%, terutama  produk bermerek. Kita memiliki 7–8 merek produk lokal. Kita  memacu agar softwarediproduksi  di dalam negeri,”jelas Budi. | Sindo |

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016