
Jakarta | Acehtraffic.com - Program percepatan pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista)
merupakan suatu bentuk tanggung jawab TNI terhadap keamanan masyarakat.
Keamanan itu tercipta apabila yang melindungi memiliki peralatan yang
cukup.
"Tidak mungkin masyarakat kita merasa aman manakala yang
melindungi tidak punya apa-apa. Makanya kita perlu peralatan alutsista,"
kata Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Soehartono, dalam jumpa pers di
Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 18 Januari 2012.
Menurut
Agus, akibat krisis moneter 1998 hampir tidak pernah ada peremajaan
terlebih pengadaan alutsista baru. Sementara, saat ini perhatian kepada
TNI lebih baik dalam kondisi ekonomi negara yang juga semakin baik,
sehingga mendapatkan alokasi anggaran untuk pengadaan tersebut.
"Jadi, sekarang ini waktunya," tutur Agus.
Dijelaskan
Agus, pembangunan alutsista itu membutuhkan waktu yang panjang dan
perencanaan yang matang. Untuk itu, urgensi pengadaan ini agar alutsista
itu sudah ada pada saat dibutuhkan nanti.
"Kalau tidak direncanakan dengan matang, maka pada saat alutsista itu dibutuhkan, maka alutsista ini belum datang," ujar Agus.
Selain
itu, pengadaan ini terkait kebutuhan negara akan penangkalan. Hal itu
dapat tercipta jika negara memiliki alutsista yang memadai.
"Memadai kalau dibandingkan negara lain, syukur-syukur lebih tinggi maka memiliki penangkalan yang lebih," tandas Agus.| AT | DT |

0 komentar:
Posting Komentar