News Update :

Selama 2011, Prajurit TNI Paling Sering Dihukum karena Lalu Lintas

Kamis, 26 Januari 2012

Jakarta | Acehtraffic.com - Mabes TNI merilis hasil pelaksanaan operasi penegakkan ketertiban (Gaktib) Polisi Milter selama tahun 2010-2011. Pelanggaran lalu lintas merupakan pelanggaran yang mengalami kenaikan dengan jumlah terbanyak.


"Pelanggaran lalu lintas mengalami kenaikan sebanyak 129 kasus," seperti yang tertulis dalam rilis Dinas Penerangan Umum Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis 26 Januari 2012.



Pelanggaran itu sebanyak 1.114, di antaranya tidak menggunakan helm, tidak punya SIM, STNK mati, dan melanggar marka jalan. Hal ini naik 13,1 persen dibanding tahun 2010 yang berjumlah 985 pelanggaran.



Selain itu, selama 2011 insiden atau kecelakaan lalu lintas di lingkungan TNI berjumlah 403, sedangkan pada tahun 2010 sebanyak 423 insiden. Kecelakaan itu meliputi kecelakaan tunggal dan tabrakan dengan kendaraan lain.



"Mengalami penurunan sebanyak 20 insiden," tulis rilis tersebut.



Penurunan pelanggaran lainnya di lingkungan TNI terjadi pada lingkup disiplin murni dan disiplin tidak murni. Tahun 2010, pelanggaran disiplin murni sebanyak 567 pelanggaran dan turun pada tahun 2011 menjadi 486 pelanggaran. Sementara, pelanggaran disiplin tidak murni pada tahun 2010 sebanyak 270 dan 2011 sebanyak 192 pelanggaran.



"Turun 28,9 persen," seperti dalam rilis.



Pelanggaran disiplin murni itu di antaranya terlambat apel, tidak menggunakan seragam tidak sesuai ketentuan, penghormatan tidak benar, serta memasuki daerah terlarang. Sementara pelanggaran disiplin tidak murni, di antaranya tidak hadir tanpa keterangan, mabuk, mengganggu ketertiban umum, dan melalaikan perintah atasan.



Menindaklanjuti hal tersebut, Staf Khusus Kepolisian Militer Mabes TNI menyelenggarakan Gelar Operasi Kepolisian Militer TA. 2012. Sasarannya meningkatkan kepatuhan hukum, disiplin, solidaritas Prajurit TNI, baik perorangan maupun kesatuan; meningkatkan kesiapan operasional terhadap prajurit maupun kesatuan TNU; dan terwujudnya citra Prajurit TNI yang bailk di lingkungan masyarakat.



"Kita paham tahun lalu masih ada prajurit kita yang melakukan pelanggaran. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini harus terus kita lakukan untuk terus menerus mengawasi dan memberikan kesadaran sehingga Prajurit kita dapat terus meningkatkan ketertiban, kedisiplinan, dan lain-lain," kata Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartoni, usai Upacara Pembukaan Gelar Operasi Penegakkan Ketertiban Kepolisian Militer Tahun 2012, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timut, Kamis 26 Januari 2012.



Gelar Operasi tersebut akan dilaksanan selama satu tahun. Dimulai tanggal 26 Januari 2012 hingga 30 Januari 2013.| AT | DT |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016