Jakarta | Acehtraffic.com - Angka kasus HIV/AIDS di kota Ambon, Maluku terus mengalami peningkatan. Hingga tahun 2011, kasus virus yang belum ditemukan obatnya tersebut mencapai 900 kasus.
"Kota Ambon merupakan daerah yang rawan terhadap penyebaran HIV/AIDS, bahkan Ambon menempati peringkat pertama kasus ini di Provinsi Maluku dan peringkat sepuluh se Indonesia," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Hans Liesay, kepada detikcom via telepon, Kamis 25 Januari 2012.
Dijelaskan Hans, penderita Virus HIV yang merupakan virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 adalah kalangan remaja yang masih produktif dengan umur antara 20-29 tahun dengan jumlah kasus sebanyak 251 penderita untuk HIV dan 131 untuk AIDS, disusul golongan umur 30-39 terdapat 151 kasus untuk HIV dan 99 kasus untuk AIDS, golongan umur 40-49 sebanyak 50 kasus HIV dan 99 untuk kasus AIDS.
Sementara untuk balita di bawah satu tahun ditemukan dua kasus untuk HIV dan 24 kasus untuk AIDS. "Penularan terbanyak melalui heteroseks dan jarum suntik narkoba. Atas kondisi yang dialami Kota Ambon maka ke depan harus dilakukan kerja keras dalam pencegahan dan penyebaran virus mematikan yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya," ujarnya.
Liesay berharap, dengan adanya program aksi yang akan dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat sehingga penularan HIV/AIDS di Kota Ambon.| AT | DT |

0 komentar:
Posting Komentar