
Acehtraffic.com - Pemerintah Rusia mengumumkan tidak akan bergabung dengan sanksi yang diusulkan Amerika Serikat dan Eropa terhadap sektor minyak Iran, yang bertujuan untuk mencegah ekspor minyak mentah negara itu.
Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov kepada Reuters pada Rabu (11/1) mengatakan bahwa Moskow menentang sanksi minyak AS dan Eropa terhadap Iran, bahkan jika Tehran menegaskan kelanjutan program nuklirnya, termasuk pengayaan uranium.
"Terlepas dari berbagai kondisi, bahkan jika terjadi perluasan program nuklir Iran, kami menentang penerapan tindakan tersebut terhadap Iran," tegasnya.
Ryabkov lebih lanjut mencatat bahwa sanksi baru tidak akan memberi pengaruh apa-apa untuk memperkuat non-proliferasi nuklir.
Pernyataan Moskow datang setelah Presiden AS Barack Obama pada 31 Desember 2011 memberlakukan sanksi ekonomi baru terhadap Bank Sentral Iran dan sektor minyak. Sanksi itu mengharuskan perusahaan keuangan asing untuk membuat pilihan antara melakukan bisnis dengan Bank Sentral Iran dan sektor minyak atau dengan sektor keuangan AS.
Uni Eropa juga diharapkan untuk mengadakan pertemuan puncaknya pada akhir Januari guna membahas usulan embargo pada ekspor minyak Iran. | IRIB Indonesia

0 komentar:
Posting Komentar