Jakarta | Acehtraffic.com - Wakil Ketua DPR RI, Pramono
Anung mengatakan, terjadinya penembakan oleh orang tak dikenal di Aceh sengaja
dilakukan untuk menciptakan kepanikan masyarakat."Penembakan itu dilakukan untuk membuat suasana panik dan gaduh di tengah-tengah masyarakat Aceh. Ada tujuan untuk menciptakan ketidakamanan di Aceh," kata Pramono Anung kepada gresnews.com, Jakarta, Jumat [6/1].
Selain sengaja menciptakan kegaduhan dan rasa tidak aman, Pramono juga menilai, aksi penembakan terhadap warga itu bertujuan politis. "Ada tujuan lain, yakni tujuan politis karena berkaitan dengan Pemilukada Aceh sehingga terjadi tarik-menarik kepentingan," kata mantan Sekjen PDIP itu.
Oleh karenanya, ia meminta kepada Polri untuk melakukan tindakan preventif dengan cara-cara humanis. "Motifnya sudah terlihat walaupun pelaku belun tertangkap. Polisi harus lakukan tindakan preventif," ujar Pramono.
Ketika ditanya, apakah untuk mengantisipasi terjadi lagi penembakan dan antisipasi menjelang dan pascapemilukada perlu penambahan personel Polri di Aceh, Pramono mengatakan, bila untuk mendukung dan mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, hal itu tak ada masalah.
"Tak apa-apa ditambah, asal bukan untuk menakut-nakuti masyarakat," pungkas Pramono.| AT | GS |

0 komentar:
Posting Komentar