News Update :

Obama Rencana Rampingkan Militer AS

Jumat, 06 Januari 2012

Washinton | Acehtraffic.com — Presiden Barack Obama, Kamis (5/1/2012), mengumumkan rencana pemerintahannya untuk membuat militer AS lebih ramping dan lebih murah. Pengumuman itu sendiri merupakan gambaran dari pengetatan fiskal Washington dan pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih lamban.

Obama menegaskan, strategi baru itu—yang mengurangi kemampuan militer untuk secara aktif melakukan dua perang besar sekaligus—akan memungkinkan angkatan bersenjata AS secara efektif memerangi terorisme, sambil menghadapi ancaman baru dari negara-negara seperti China dan Iran.

"Dalam 10 tahun mendatang, pertumbuhan anggaran pertahanan akan melambat, tetapi kenyataan yang terjadi adalah ini: Anggaran militer masih akan bertumbuh karena kita memiliki tanggung jawab global yang menuntut kepemimpinan kita," kata Obama dalam sebuah lawatan kepresidenan yang terbilang langka ke Pentagon. "Saya sangat yakin, dan saya pikir rakyat Amerika paham bahwa kita bisa menjaga militer kita tetap kuat—dan keamanan bangsa kita—dengan sebuah anggaran pertahanan yang terus lebih besar ketimbang kira-kira (anggaran militer) 10 negara digabungkan."

Ketika menyinggung berakhirnya peran militer AS di Irak dan rencana untuk akhirnya menarik diri dari Afganistan, Obama menyatakan, "gelombang perang sudah menyurut".

"Pertanyaan yang dijawab strategi ini adalah militer seperti apa yang kita butuhkan setelah perang panjang pada dekade terakhir ini telah berakhir," kata Obama kepada wartawan. "Ya, militer kita akan lebih ramping, tetapi dunia harus tahu, Amerika Serikat akan terus mempertahankan keunggulan militernya dengan angkatan bersenjata yang gesit, fleksibel, dan siaga penuh untuk berbagai kemungkinan dan ancaman."

Saat menyampaikan pengumuman itu, Obama diapit oleh barisan petinggi Pentagon, termasuk Menteri Pertahanan Leon Panetta dan Panglima Kepala Staf Gabungan Jenderal Martin Dempsey.

Pihak Partai Republik segera mengecam rencana itu. Mereka menilai rencana tersebut sebagai sebuah kemunduran dari realitas tanggung jawab global Amerika. Cetak biru itu merupakan sebuah strategi untuk menyingkirkan Amerika dari panggung dunia, kata anggota Kongres Partai Republik, Buck McKeon, dari daerah pemilihan California. McKeon yang merupakan Ketua Komite Angkatan Bersenjata di Kongres mengatakan, "Presiden telah mengemas kemunduran kita dari dunia dalam kedok strategi baru."

Menurut McKeon, "Dalam rangka membenarkan pemotongan besar-besaran anggaran militer kita, (Obama) telah mencabut jaminan bahwa Amerika akan mendukung sekutu-sekutu kita, membela kepentingan-kepentingan kita, dan menantang lawan-lawan kita. Presiden harus memahami bahwa dunia selalu memiliki, dan akan selalu memiliki, seorang pemimpin. Saat Amerika mundur, orang lain akan melangkah maju."

Strategi baru yang diumumkan Obama itu merupakan hasil dari studi berbulan-bulan di Pentagon. Dalam sebuah pengantar untuk dokumen strategi itu, Obama mengatakan, saat ini merupakan masa transisi. Ia mencatat serangan yang sukses di kompleks Osama bin Laden di Pakistan dan kematian pemimpin Al Qaeda itu, serta pengakhiran perang di Irak dan kemajuan yang terjadi di Afganistan.

"Pilihan fiskal yang kita hadapi sulit, tapi tidak ada keraguan, di sini di Amerika Serikat atau di seluruh dunia—kami akan menjaga Angkatan Bersenjata kita tetap merupakan yang paling terlatih, terpimpin, yang dilengkapi kekuatan tempur terbaik dalam sejarah," tulis Obama. | CNN
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016