News Update :

Merasa Tidak Dihargai, Mantan Combatan GAM Maju Lewat Jalur Independen

Selasa, 24 Januari 2012

Aceh Utara | Acehtraffic.com  -  Misbahul Munir mantan combatan GAM wiladjah Samudera Pasee Aceh Utara juga pernah duduk sebagai wakil ketua DPRK Aceh Utara, kini calonkan diri sebagai kandidat Bupati Aceh Utara lewat jalur independen pada putusan sela,  24 November 2011 lalu. 

Saat itu Partai Aceh menolak mencalonkan kadernya dengan alasan masih terjadi konflik regulasi.

Namun saat itu Munir sebagai mantan combatan menyatakan akan mundur,  jika Partai Aceh mencalonkan kader dalam pemilukada ini. Sekarang  kenapa dia tidak mundur setelah Partai Aceh mendaftar ?
 
Misbahul Munir kepada wartawan mengaku  mulanya dia bertekat  akan mundur dari calon bupati kalau konflik regulasi pilkada selesai dan Partai Aceh  mendaftarkan calonnya. Bahkan saat itu ia juga telah berkomitmen dengan pasangannya, bahwa jika Partai Aceh maju, ia bersepakat mundur.

Namun kondisi ini berubah,  komitmen  Munir  tidak dihargai oleh pimpinan Partai Aceh, malah saya di tuduh sebagai pengkhianat perjuangan dan telah membelot, konsekwensinya ia harus melepas jabatan anggota DPRK Aceh Utara yang berposisi sebagai wakil ketua.  Selain tudingan pengkhianat,  Munir juga  dipecat dengan tidak hormat. 

"Niat tulus saya tidak dihargai, kalaupun saya mundur pun tidak berarti apa-apa," Ujar Munir, Selasa, 24 Januari 2012.

Munir menambahkan selaku mantan combatan dan kader Partai Aceh yang sedikit banyak telah berkontribusi selama ini, sangat tidak pernah ada penghargaan sedikitpun saat  dilakukan pemecatannya, yang tanpa pemanggilan atau peringatan sebelumnya.

" Tidak ada peringatan sekalipun, langsung saya menerima surat pemecatan dengan tidak hormat bertambah lagi Partai aceh mengusulkan penggantian antar waktu (PAW) dari anggota DPRK Aceh Utara.

Walaupun " Langsung tendang " yang dirasakannya, tapi  setelah Partai Aceh mendaftarkan calonnya ke KIP ia masih berpikir apakah melanjutkan bertarung dalam pemilukada atau tidak, namun atas berbagai pertimbangan dan masukan dari tim sukses yang selama ini bekerja untuknya. Memberi semangat untuk maju. 

Dia juga mengungkapkan kandidat yang diajukan dari Partai Aceh untuk calon Bupati Aceh Utara, bukanlah berasal dari garis depan GAM. 

Sekedar diketahui saat desas-desus,  pencalonan calon bupati dari Partai Aceh Muhammad Thaeb-Muhammad Jamil, memang terjadi pro dan kontra dikalangan combatan GAM. Namun kandidat itu adalah kandidat yang direstui oleh dewan pimpinan pusat Partai Aceh di Banda Aceh.

"Saya terus maju,  saya tetap bertahan sebagai calon, karena sekarang PA sudah mengakui calon independen (perseorangan).
Misbahul Munir  alias Rahul yang berpasangan dengan Mansur sekretaris Jenderal Asosiasi Geuchik Kabupaten Aceh Utara mendaftar sebagai calon Bupati lewat jalur perseorangan KIP Aceh Utara pada 10 November 2011 lalu. 

Saat pengambilan nomor urut calon di KIP beberapa waktu lalu, ia memperoleh nomor urut 7, dari 9 pasangan kandidat bupati dan wakil bupati Aceh Utara, belum termasuk  satu pasangan dari Partai Aceh. | AT | RD


Ini pasangan kandidat bupati dan wakil bupati Aceh Utara Pemilukada 2012. 

 
1. Fajri M. Kasim-Muchtar A. Alkhutby
2. Husnan Harun-T Muttaqin
3. Umar HN-Bakhtiar MT
4. Ilyas A Hamid-Abd Wahab Mahmudy
5. Marzuki Abdullah-Nuraini Maida
6. Martunis Hamzah-Mustafa Arba
7. Misbahul Munir-Mansur
8. A Hadi Arifin-Ridwan Lidan
9. Sulaiman Ibrahim-T Syarifuddin
Dan Muhammad Thaib (cekmat) - Muhmmad Jamil dari Partai Aceh.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016