
Penemuan langka itu sebenarnya terjadi secara kebetulan. Penemunya ialah tim ilmuwan asal Universitas Basel, Swiss, yang dipimpin oleh Elena Pauline-Grothe and Susanne Bickel. Makam tepatnya ditemukan di wilayah Karnak, Luxor.
Ibrahim, seperti diberitakan AFP, Minggu, mengatakan bahwa sosok penyanyi yang dimakamkan adalah puteri dari Pendeta Amon. Nama penyanyi itu adalah Nehmes Bastet. Ia merupakan penyanyi untuk pemujaan dewa Amon Ra pada saat dinasti ke 22 berkuasa (945-712 SM).
Identitas penyanyi tersebut tercantum dalam sebuah prasasti dari kayu yang ditemukan di dalam makam tersebut. Menurut para arkeolog, penemuan ini tergolong penting.
"Ini menunjukkan bahwa Lembah Para Raja juga digunakan sebagai makam orang biasa dan pemuka agama dari dinasti ke 22," kata Ibrahim. Sebab, selama ini, seluruh makam yang ditemukan di Lembah Para Raja merujuk pada keluarga Mesir Kuno.(*) | Kompas.com

0 komentar:
Posting Komentar