News Update :

Jumlah Inilah 115 Pasangan Calon Petarung Dalam Pilkada Aceh

Senin, 16 Januari 2012

Banda Aceh | Acehtraffic.com- Hingga saat ini dari 127 pasangan yang mendaftar dalam Pemilukada Aceh (tidak termasuk kandidat yang mendaftar di KIP Pidie), hanya 115 pasangan yang dinyatakan lolos verifikasi. Sedangkan 12 pasangan lainnya terpaksa angkat koper.  Dari 12 pasangan yang gagal tersebut, dua di antaranya didukung koalisi partai. Selebihnya berasal dari jalur perseorangan.

Pasangan dari partai politik yang gagal adalah bakal calon Bupati Aceh Barat Daya, H Rafli Zar berpasangan dengan Syahrul Fadhli; dan bakal calon Bupati Simeulue Ibrahim Gunawan- Zainal Ali. 

Pasangan Rafli Zar dan Syahrul harus tersingkir dari persaingan karena H Rafli Zar dinyatakan tidak mampu baca Al Quran, meski pasangannya Syahrul Fadhli lolos tes tersebut. Sedangkan pasangan Ibrahim Gunawan- Zainal Ali gugur,  karena KIP Simeulue menilai, persyaratan dukungan untuk kandidat ini  tidak lengkap.

Sebanyak 10 pasangan lainnya yang tidak lolos verifikasi, semuanya berasal dari jalur perseorangan. Yang terbanyak adalah di Kabupaten Aceh Utara. Dari 16 pasangan yang mendaftar, tujuh di antaranya tidak lolos verifikasi.

“Kebanyakan dari mereka tidak memenuhi syarat dukungan dan ada pula yang gagal dalam uji mampu baca Al Quran,” kata Ketua Pokja Pencalonan KIP Aceh Utara,  Ayi Jufridar.

Pasangan bakal calon perseorangan yang gagal lainnya terdapat di Kota Lhokseumawe ( satu pasangan), Aceh Tengah ( Satu pasang) dan  Nagan Raya ( satu pasang). Lihat tabel

Pasangan yang tidak lolos verifikasi
Bakal calon
wilayah
Jalur
M. Jamil, S.Sos - Muswadi Marzuki
Aceh Utara
Perseorangan
Mahlizar, SE.Ak - Tgk Jailani, S.Pdi
Aceh Utara
Perseorangan
Tgk Walidin Husen - Mustafa Abdullah, SE
Aceh Utara
Perseorangan
Syamsuddin Jalil - Drs. H. Syamsul Bahri, M.Pd
Aceh Utara
Perseorangan
Zainuddin, S.Sos - Drs. M. Yusuf Basyir
Aceh Utara
Perseorangan
Dra. Yulinar Ahmad - Zainal Abidin Badar, SH
Aceh Utara
Perseorangan
M. Natsir Ismail  - H. Rasyidin Abdullah
Aceh Utara
Perseorangan
Mukhlis, SP, MT - Ilyas Syafi'i
Lhokseumawe
Perseorangan
Zuhri, SE - Drs. Muhajir Hasballah
Nagan Raya
perseorangan
Zulkifli Rahmat – Syafaruddin
Aceh Tengah
perseorangan
H Rafli Zar – Syahrul Fadhli
Aceh Barat Daya
Gabungan partai
S. Ibrahim Gunawan - H. Zainal Ali, SH
Simeulue
Gabungan partai

Sudah pasti ada perasaan kecewa yang dirasakan para kandidat tersebut, tapi beberapa di antaranya menerima dengan lapang dada,  seperti yang dikatakan oleh Ilyas Syafi’i yang gagal melaju sebagai wakil walikota Lhokseumawe bersama pasangannya Mukhlis.  “Lon hana lewat, karena tidak cukup dukungan KTP 566 lembar, tidak mampu saya penuhi,” katanya kepada wartawan.

Dari hasil verifikasi yang telah diumumkan di semua wilayah, Pemilukada di Kabupaten Aceh Barat dan Kota Langsa memiliki calon paling banyak, yakni 12 pasangan, disusul Aceh Tengah 11 pasangan,  Aceh Timur sebanyak 10 pasangan dan Aceh Utara dan Lhokseumawe masing-masing sembilan calon.

Calon yang jumlahnya paling sedikit ada di Kabupaten Aceh Jaya dan Gayo Lues yang diikuti masing-masing tiga kandidat, serta Kota Sabang, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Simeulue, Kota Banda Aceh dan tingkat Provinsi Aceh yang masing-masing diikuti empat pasangan calon. Untuk di wilayah ini bisa dipastikan Pemilukada berlangsung satu putaran.

Khusus untuk Pemilukada Pidie sudah diputuskan untuk ditunda, karena Bupati Pidie Mirza Ismail tetap ngotot menolak mencairkan dana untuk operasional KIP di wilayah itu. Delapan bakal calon yang sudah mendaftar terpaksa belum bisa ikut dalam Pemilukada ini. Hingga sekarang KIP Pidie belum memutuskan kapan jadwal Pemilukada di wilayah itu akan berlangsung.

Kandidat Perempuan
Dari 115 pasangan yang lolos verifikasi itu, hanya sembilan orang perempuan. Jumlah itu bertambah  karena ada dua perempuan yang maju menggantikan suami mereka. 

Kedua kandidat perempuan itu adalah calon bupati Aceh Timur, Sukiyawati, yang maju menggantikan suaminya Azman Usmanuddin  karena tersangkut masalah hukum. Dari Aceh Singkil muncul pula nama Cut Khairana yang maju menggantikan suaminya Ali Hasmi yang gagal uji mampu baca Alquran.

Semula ada delapan kandidat perempuan yang mendaftar. Tapi satu di antaranya tidak lolos verifikasi, yaitu Yulinar Ahmad yang maju sebagai bakal calon bupati Aceh Utara. Dengan demikian, merujuk data awal,  jadinya ada tujuh perempuan yang lolos. 

Ditambah dua calon yang maju menggantikan suami mereka, maka jumlah kandidat perempuan menjadi sembilan orang. Bersama pasangannya, mereka telah dinyatakan lolos verifikasi. Lihat tabel

Kandidat
Posisi
wilayah
Lindawati
Calon Wakil Walikota
Kota Banda Aceh
Illiza Sa'aduddin Djamal
Calon Wakil Walikota
Kota Banda Aceh
Drh. Nuraini Maida
Calon Wakil Bupati
Kabupaten Aceh Utara
Hj. Soraya Hasbi
Calon Walikota
Kota Langsa
Sukiyawati
Calon Bupati
Kabupaten Aceh Timur
Nurhidayah
Calon Bupati
Kabupaten Aceh Tengah
Nurhayati Sahali
Calon wakil bupati
Kabupaten Gayo Lues
Cut Khairana
Calon Bupati
Kabupaten Aceh Singkil
Sri Wahyuni, SHi
Calon Bupati
Kabupaten Bener Meriah
 
Para calon yang sudah ditetapkan ini selanjutnya bersiap-siap mengikuti kampanye yang berlangsung mulai 30 Januari hingga 12 Februari 2012 mendatang. Selama tiga hari berikutnya, yakni 13 – 15 Februari  merupakan masa tenang, sebelum masuk ke hari pemungutan suara yang berlangsung pada 16 Februari 2012. | http://kip-acehprov.go.id
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016