News Update :

Israel Pasok Senjata, Dukung Oposisi Suriah Untuk Gulingkan Assad

Kamis, 12 Januari 2012

Suriah | Acehtraffic.com - Pasukan keamanan Suriah berhasil merampas sejumlah senjata dan perlengkapan militer lainnya untuk memperburuk kerusuhan internal di negara Arab itu.

Pasukan senjata yang disinyalir dari Israel itu diselundupkan ke Suriah untuk mendukung milisi bersenjata anti-pemerintah untuk menggulingkan Presiden Assad. Pihak berwenang Suriah mengatakan pasokan ilegal itu termasuk bom yang diproduksi Israel.

Kargo berisi persenjataan Israel yang berhasil disita pasukan keamanan Suriah itu bukan yang pertama kali terjadi.  Pada 16 Oktober lalu, Duta Besar Suriah untuk Liga Arab, Youssef Ahmad dalam pertemuan kelompok regional di Kairo, Mesir mengatakan pasukan keamanan Suriah menyita senjata produksi Israel yang diperdagangkan di negara itu melalui wilayah Lebanon.

"Senjata otomatis ini buatan Israel yang digunakan oleh oposisi bersenjata untuk membunuh anak-anak bangsa kita," kata diplomat senior Suriah itu.

Desember lalu, pasukan keamanan Suriah menyerbu sebuah tempat persembunyian milisi oposisi bersenjata yang difasilitasi Barat. Pasukan keamanan Provinsi Homs melakukan operasi di desa al-Areda, distrik Talkalakh, Ahad 11 Desember 2011 lalu untuk mengembalikan stabilitas di wilayah tersebut.

Di tengah eskalasi kerusuhan di Suriah, Menteri Peperangan Israel Ehud Barak mengemukakan sebuah pernyataan retoris tentang situasi di Suriah pada hari Ahad. Berbicara pada hari terakhir Konferensi Kebijakan Dunia yang berlangsung selama tiga hari di Wina, Barak meramalkan bahwa pemerintah Presiden Suriah Bashar Assad akan digulingkan dalam beberapa minggu mendatang.

Suriah dilanda kerusuhan sejak pertengahan Maret lalu yang menyebabkan ratusan orang, termasuk pasukan keamanan tewas dan bentrokan berdarah dengan milisi oposisi bersenjata.

Pemerintah Damaskus menyatakan bahwa krisis dan instabilitas di Suriah dikendalikan oleh anasir dan kelompok bersenjata yang mendapat dukungan dari luar negeri.

Dua bulan lalu, sumber-sumber keamanan Lebanon mengumumkan penangkapan anggota jaringan teroris yang menerima dana dari kelompok oposisi Suriah untuk membeli senjata di pasar gelap.

Sumber tersebut menambahkan bahwa para penyelundup itu mengangkut senjata hingga mendekati perbatasan dengan Suriah di wilayah timur Lebanon, dan menyerahkan kepada kelompok penyelundup lain yang bertugas mentransfer senjata itu ke wilayah-wilayah yang dilanda krisis di Suriah. | IRIB Indonesia
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016