Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Rencana
Pemkab Aceh Utara melalui Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten [TAPK] Aceh Utara
mengajukan pengadaan mobil untuk bupati dalam rancangan APBK tahun 2012 tidak
dapat ditolerir.
Rencana pengadaan 32 unit
kendaraan dinas bagi pemerintah aceh utara telah menciderai rasa keadilan
terhadap masyarakat. Ditengah kondisi sosial ekonomi masyarakat yang tidak
menentu, mereka masih saja memikirkan tentang mobil baru.
Badan Eksekutif Mahasiswa [BEM]
Universitas Malikussaleh [Unimal] melalui siaran persnya mengatakan “Kami mengecam
kebijakan itu, pengadaan mobil baru bagi
kalangan eksekutif dan legeslatif di aceh utara tak mendasar dan realistis,
apalagi mencapai 32 unit. Kalau dengan alasan peningkatan kualitas kinerja,
dari dulu juga tidak ada perubahan secara signifikan terhadap pembangunan Aceh
Utara”. Ujar Darmadi
BEM Unimal Menilai “Bupati sudah
memiliki 2 kendaraan dinas yang mewah dan masih layak pakai, apalagi beliau
hanya pejabat sementara bupati aceh utara. Disamping itu juga pengadaan kepada
wakil bupati hingga isteri bupati. Baru saja pemkab pinjam uang di bank 20 M,
lalu sudah ingin beli mobil apalagi ditengah kondisi aceh utara masih dalam
keterpurukan, ini ide gila”. Tegas Darmadi.
BEM Unimal mendesak dan mengultimatum
DPRK Aceh Utara untuk menolak seluruh pengadaan mobil dinas dalam APBK 2012.
“Dewan harus tolak itu, karena tidak sesuai
dengan keinginan masyarakat, apabila DPRK sepakat maka dewan telah mengkhianati
amanah masyarakat Aceh Utara, apabila hal itu tidak dilaksanakan maka kami akan
duduki DPRK Aceh Utara. Tambah Darmadi.| AT | AG |


0 komentar:
Posting Komentar