
Acehtraffic.com - Pentagon mengatakan mereka bertekad untuk mempertahankan kapal perang Amerika Serikat di Teluk Persia, meskipun ada peringatan keras dari Iran terhadap penyebaran kapal perang Amerika di sekitar Selat Hormuz.
"Penyebaran aset militer AS di kawasan Teluk Persia akan terus berlanjut seperti yang terjadi selama beberapa dekade ini," kata jurubicara Pentagon, George Little dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (3/1).
Reaksi Pentagon muncul setelah Panglima Angkatan Bersenjata Iran Jenderal Ataollah Salehi memperingatkan kapal induk Amerika, USS John C. Stennis pada hari Selasa untuk tidak kembali ke posisi sebelumnya di Teluk Persia. Dikatakannya, "Kami tidak terbiasa mengulangi peringatan dan kami memberi peringatan hanya sekali."
"Penyebaran aset militer AS di kawasan Teluk Persia akan terus berlanjut seperti yang terjadi selama beberapa dekade ini," kata jurubicara Pentagon, George Little dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (3/1).
Reaksi Pentagon muncul setelah Panglima Angkatan Bersenjata Iran Jenderal Ataollah Salehi memperingatkan kapal induk Amerika, USS John C. Stennis pada hari Selasa untuk tidak kembali ke posisi sebelumnya di Teluk Persia. Dikatakannya, "Kami tidak terbiasa mengulangi peringatan dan kami memberi peringatan hanya sekali."
Namun, jubir Pentagon mengklaim bahwa kehadiran puluhan kapal perang Amerika di Teluk Persia sesuai dengan hukum maritim internasional. "Transit kami di Selat Hormuz berlanjut sesuai dengan hukum internasional, yang menjamin hak lintas transit kapal-kapal kami," tegasnya.
"Kami berkomitmen untuk melindungi kebebasan maritim yang merupakan dasar bagi kemakmuran global. Ini adalah salah satu alasan utama kekuatan militer kita beroperasi di kawasan itu," ujarnya tanpa merujuk langsung ke Iran.
Irantelah berulang kali menyatakan bahwa penyebaran militer Amerika di Teluk Persia mengguncang wilayah tersebut. Meskipun klaim tentang mematuhi hukum internasional, Washington dituduh melanggar hak negara-negara regional selama dekade terakhir melalui kehadirannya di perairan strategis Timur Tengah. | IRIB Indonesia/RM
"Kami berkomitmen untuk melindungi kebebasan maritim yang merupakan dasar bagi kemakmuran global. Ini adalah salah satu alasan utama kekuatan militer kita beroperasi di kawasan itu," ujarnya tanpa merujuk langsung ke Iran.
Irantelah berulang kali menyatakan bahwa penyebaran militer Amerika di Teluk Persia mengguncang wilayah tersebut. Meskipun klaim tentang mematuhi hukum internasional, Washington dituduh melanggar hak negara-negara regional selama dekade terakhir melalui kehadirannya di perairan strategis Timur Tengah. | IRIB Indonesia/RM

0 komentar:
Posting Komentar