Jakarta | Acehtraffic.com - 2 Mayat ditemukan tanpa kepala dan telapak tangan di Pangkalan Bun, Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah. Mayat tersebut diketahui merupakan pekerja perkebunan PT MA.
"Kemarin telah ditemukan 2 mayat dengan kepala terpotong. TKP di areal perkebunan PT MA dari grup Astra," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jl Trunojaya, Jakarta, Senin [2/1].
Menurut Saud, dua korban tersebut adalah Somali [45] yang bekerja sebagai kontraktor pengangkut sawit. Sementara korban lainnya bernama Sugiman [32] yang merupakan sekuriti atau satpam di perusahaan tersebut.
"Kondisi korban saat ditemukan leher terpotong terpisah dari badannya. Kedua telepak tangan terpotong lepas dari tubuhnya. Tapi kepala dan tangan tidak dapat ditemukan," ujarnya.
Sementara itu, lanjut Saud, tidak ada barang berharga yang hilang dari kedua korban. Dompet maupun motor yang digunakan masih utuh.
"Mereka itu sedang memancing di sekitar lokasi yang jaraknya 2,5 jam dari Pangkalan Bun. Hingga kini masih dilakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Belum ada yang ditetapkan tersangka," imbuh Saud.| AT | DT |
"Kemarin telah ditemukan 2 mayat dengan kepala terpotong. TKP di areal perkebunan PT MA dari grup Astra," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jl Trunojaya, Jakarta, Senin [2/1].
Menurut Saud, dua korban tersebut adalah Somali [45] yang bekerja sebagai kontraktor pengangkut sawit. Sementara korban lainnya bernama Sugiman [32] yang merupakan sekuriti atau satpam di perusahaan tersebut.
"Kondisi korban saat ditemukan leher terpotong terpisah dari badannya. Kedua telepak tangan terpotong lepas dari tubuhnya. Tapi kepala dan tangan tidak dapat ditemukan," ujarnya.
Sementara itu, lanjut Saud, tidak ada barang berharga yang hilang dari kedua korban. Dompet maupun motor yang digunakan masih utuh.
"Mereka itu sedang memancing di sekitar lokasi yang jaraknya 2,5 jam dari Pangkalan Bun. Hingga kini masih dilakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Belum ada yang ditetapkan tersangka," imbuh Saud.| AT | DT |

