
Langsa | Acehtraffic.com – Warga kota Langsa sejak pukul
20:15 Wib melaihat gerhana bulan. Sabtu [10/12]
Gerhana bulan diakibatkan posisi matahari, bumi dan bulan
sedang berada satu garis lurus, dengan bumi berbaring diantara matari dan
bulan.
Warga menyakini gerhana bulan akibat tabrakan matahari
saat mau terbenam, dan warga menyakini bulan akibat tabrakan itu, sangat sakit.
“Malah ada warga yang menangis saat melihat gerhana bulan”. Ujar Fahmi.
Seorang warga Langsa yang mendengarkan kisah warga di kampung.
Dikampung-kampung juga terjadi kebiasaan bila gerhana bulan terjadi, Meunasah atau
Surau di Aceh langsung melakukan Azan dan melakukan Shalat gerhana bulan.
Pada pukul 21:10 Wib gerhana bulan tidak begitu Nampak lagi
diatas Kota Langsa.
Hal senda juga terjadi di Kota Lhokseumawe, sejumlah
warga menyaksikan gerhana bulan tersebut. Misalkan warga Simpang empat kota
Lhokseumawe, menurut pantauan www.acehtraffic.com
para warga keluar ke depan rumahnya untuk menyaksikan gerhana
bulan itu.
Bahkan reporter www.acehtraffic.com
menjumpai salah seorang pengguna sepeda motor yang mengabadikan gerhana bulan
tersebut ketika ia sedang mengendarai sepeda motornya.
Pada pukul 21: 15
wib gerhana bulan masih terlihat jelas di atas Kota Lhokseumawe dan di sejumlah
Mesjid di Kota Lhokseumawe telah
melakukan Shalat gerhana bulan.| AT | RD | AG |

0 komentar:
Posting Komentar