
Semarang |
Acehtraffic.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hadir dalam peringatan Hari
Antikorupsi Internasional di Semarang, Jateng. Menyambut momen ini, mahasiswa
menggelar aksi secara bergelombang.
Aksi pertama dilakukan BEM Keluarga Mahasiswa Undip sekitar pukul 09.30 WIB di dekat Bundaran Videotron, Jalan Imam Bardjo Semarang, Jumat [9/12]. lokasi ini sekitar 3 Km dari acara SBY, Masjid Agung Jawa Tengah, Jalah Gajah Raya.
Selain berorasi, mahasiswa menggelar teatrikal dengan mengenakan topeng anonim dan SBY. Aksi ini menyimbolkan korupsi di lingkaran kekuasaan SBY.
Usai BEM KM Undip, di tempat yang sama, HMI Cabang Semarang dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia [PMII] Cabang Semarang menggelar aksi serupa. HMI meminta SBY turun karena tak bisa memberantas korupsi. Sementara PMII meminta SBY membersihkan koruptor yang saat ini masih berkeliaran.
HMI membubarkan diri sekitar pukul 10.30 WIB. Sedangkan aktivis PMII masih terus beraksi.
Sebagai simbol perlawanan terhadap korupsi, aktivis PMII menuliskan "Ganyang Koruptor" dengan cat warna merah di jalan. "Koruptor harus dihukum mati," kata orator.
Puluhan polisi mengawal ketat aksi tersebut. Mahasiswa tidak diizinkan beraksi di Jalan Pahlawan. Jalan tersebut telah disterilkan sebagai jalur SBY ke kantor Gubernur Jateng.| AT | DT |
Aksi pertama dilakukan BEM Keluarga Mahasiswa Undip sekitar pukul 09.30 WIB di dekat Bundaran Videotron, Jalan Imam Bardjo Semarang, Jumat [9/12]. lokasi ini sekitar 3 Km dari acara SBY, Masjid Agung Jawa Tengah, Jalah Gajah Raya.
Selain berorasi, mahasiswa menggelar teatrikal dengan mengenakan topeng anonim dan SBY. Aksi ini menyimbolkan korupsi di lingkaran kekuasaan SBY.
Usai BEM KM Undip, di tempat yang sama, HMI Cabang Semarang dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia [PMII] Cabang Semarang menggelar aksi serupa. HMI meminta SBY turun karena tak bisa memberantas korupsi. Sementara PMII meminta SBY membersihkan koruptor yang saat ini masih berkeliaran.
HMI membubarkan diri sekitar pukul 10.30 WIB. Sedangkan aktivis PMII masih terus beraksi.
Sebagai simbol perlawanan terhadap korupsi, aktivis PMII menuliskan "Ganyang Koruptor" dengan cat warna merah di jalan. "Koruptor harus dihukum mati," kata orator.
Puluhan polisi mengawal ketat aksi tersebut. Mahasiswa tidak diizinkan beraksi di Jalan Pahlawan. Jalan tersebut telah disterilkan sebagai jalur SBY ke kantor Gubernur Jateng.| AT | DT |

0 komentar:
Posting Komentar