
Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Manajer Program Yayasan Permata Atjeh Khaidir membenarkan pihaknya sudah mendapat laporan dari Yusri terkait dugaan pasien cuci darah terkena HIV. Namun pihaknya meminta media massa jangan berlebihan mempublikasi kasus ini karena belum jelas datanya, dan pihaknya akan segera melakukan investigasi dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.
“Belum ada kejelasan, apakah itu benar atau tidak karena masih sebatas laporan sepihak dari Yusri, namun demikian kita akan lakukan investigasi dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan saya berharap media jangan terlalu berlebihan mempublikasi kasus ini karena belum terbukti,” ujar Khaidir.
Sementara salah satu konselor Rumah Sakit Umum Cut Meutia yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku terkejut dengan kabar adanya pasien cuci darah yang terkena HIV saat melakukan cuci darah, karena menurutnya kabar itu bohong belaka, apalagi posisi dia sebagai konselor tahu betul ada atau tidak pasien yang terkena penyakit menular termasuk HIV AIDS.
“Informasi itu hanya ingin menjatuhkan nama baik rumah sakit ini saja, dan saya tahu betul karena posisi saya sebagai konselor di rumah sakit ini,” ujar wanita tersebut. | AT | RA |
